Guna menghindari friksi yang kemungkinan terjadi terhadap para pimpinan Pertamina. Elia menekankan untuk menganut budaya keterbukaan agar tidak terjadi kesalahpahaman.
“Saya maunya semua terbuka, kalau ada masalah di hulu atau hilir itu bukan tanggung jawab satu orang saja, tapi kita semua,” katanya.
Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham mayoritas PT Pertamina (Persero) menujuk Elia Massa Manik sebagai Direktur Utama Pertamina mulai 16 Maret 2017.
Sebelum menjabat Dirut Pertamina, Elia pernah menjadi bos di anak perusahaan Pertamina, yang bergerak di bidang jasa migas, PT. Elnusa. Di Elnusa, ia bergabung sejak Juli 2011 hingga 2014, sebelum akhirnya bergeser ke BUMN perkebunan PTPN III pada 2016. (*) Akhmad Dani
Page: 1 2
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting Pengguna MADINA naik 13% menjadi lebih dari 13.700, dengan frekuensi transaksi mencapai 2… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting PKSS menargetkan pertumbuhan dengan memperluas pasar di luar BRI Group, membidik total 360… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More