Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat pada awal perdagangan hari ini, Senin, 4 Agustus 2025. Rupiah dibuka di level Rp16.409 per dolar Amerika Serikat (AS), atau terapresiasi 0,63 persen dibandingkan penutupan Jumat lalu di Rp16.513 per dolar AS.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS yang melemah setelah rilis data ketenagakerjaan Non-Farm Payroll (NFP) AS melemah.
“Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang melemah cukup tajam setelah data pekerjaan AS NFP yang sangat lemah,” ujar Lukman, Senin, 4 Agustus 2025.
Baca juga: Rupiah Dibuka Melemah, Pasar Fokus Keputusan Tarif Jelang Tenggat Waktu
Lukman menyatakan bahwa data tersebut memicu peningkatan ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan oleh Federal Reserve (The Fed).
“Data pekerjaan NFP AS yang lemah memicu peningkatan pada prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed,” kata Lukman.
Dengan kondisi tersebut, Lukman memperkirakan rupiah akan berada di kisaran level Rp16.350 hingga Rp16.500 per dolar AS pada hari ini.
“Rupiah akan berada di range Rp16.350 hingga Rp16.500 per dolar AS hari ini,” pungkas Lukman. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More
Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More
Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More
Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More
Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More