News Update

Ekspektasi Kenaikan Produksi Berpotensi Melemahkan CPO

Jakarta – Harga CPO berpotensi kembali dapatkan tekanan turun pada hari ini, Selasa, 29 Agustus 2017, setelah dibuka lebih rendah di level 2.726 ringgit per ton seiring para pelaku pasar mencemaskan akan tingginya produksi di bulan Agustus serta jatuhnya harga minyak nabati lainnya.

Research Staff & Market Analyst Monex Investindo Futures, Faisyal mengatakan, seorang trader di Kuala Lumpur menyatakan bahwa harga CPO saat ini sedang turun karena adanya ekspektasi kenaikan produksi di bulan Agustus, meski belum tahu berapa jumlah kenaikannya.

“Data dari regulator industri menunjukkan bahwa produksi minyak sawit di bulan Juli naik 20.7% dari bulan sebelumnya, menjadi 1.83 juta ton, level tersebut melampaui ekspektasi industri,” kata Faisyal.

Malaysian Palm Oil Board dijadwalkan akan merilis data produksi bulan Agustus pada tanggal 11 September.

Kemarin, nilai kontrak minyak kedelai untuk bulan Oktober di Chicago Board of Trade turun sebesar 0.1%, sementara itu nilai kontrak minyak sawit bulan Januari di Dalian Commodity Exchange turun 0.5%.

“Dari sisi teknikalnya, harga CPO kemungkinan akan bergerak dalam rentang antara 2.670 – 2.785 ringgit per ton. Untuk sisi atasnya, sebelum menargetkan area 2.785 harga harus menembus area 2.760 terlebih dahulu. Dan untuk sisi sebaliknya, sebelum mengincar area 2.670, perlu break bawah area 2.700 terlebih dahulu,” tutupnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

9 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

10 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

10 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

16 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

17 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

17 hours ago