Cakrawala Proteksi buka cabang di Cirebon. (Foto: Istimewa)
Jakarta–PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia kembali meramaikan industri perasuransian Indonesia dengan membuka kantor cabangnya yang ke-17 di wilayah Cirebon. Kantor ini akan melayani wilayah Cirebon, Tegal dan sekitarnya.
Kantor yang terletak di Jln. Ahmad Yani No. 51B ini diresmikan pada hari ini dipimpin oleh Kurniawan Widi Prasetyo.
“Dengan pertimbangan lokasi kantor yang strategis dan berada di pusat kota Cirebon, Asuransi Cakrawala Proteksi memenuhi segala kebutuhan nasabah kami, karena mudahnya akses untuk menjangkau kami,” tukas Vice President Director Cakrawala Proteksi, Nicolaus Prawiro dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, 14 April 2016.
Ia meyakini, pembukaan cabang ini menjadi salah satu cara Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia untuk melebarkan sayapnya sekaligus memperkuat jaringan perseroan.
Dari sisi perolehan remi tercatat sebesar Rp350 miliar per akhir 2015, meningkat signifikan dari Rp34 miliar pada tahun sebelumnya.
Hingga kuartal pertama tahun 2016 ini, Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia berhasil membukukan premi sebesar Rp400 miliar. “Untuk itu, Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia optimis mampu melebihi target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun 2016,” tandas Nicolaus. (*) Ria Martati
Editor: Paulus Yoga
Jakarta - Banyak orang masih percaya bahwa penyakit kritis hanya untukusia lanjut. Selama tubuh terasa kuat dan aktivitas berjalan normal, risiko kesehatan sering dianggap sebagai kekhawatiran “nanti saja”. Padahal, tren global menunjukan cerita berbeda yang mana penyakit kritis kini juga sering terjadi pada usia produktif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 16 September… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More