Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah membiayai kurang lebih 1,08 juta debitur hingga akhir 2020. Mayoritas debitur berasal di wilayah Indonesia wilayah barat. Sedangkan wilayah tengah dan timur porsinya masih sangat kecil. SMF pun mengajak bank pembangunan daerah (BPD) untuk lebih agresif menyalurkan KPR.
Dalam pers conference Pencapaian Kinerja SMF Tahun 2020 dan Strategi Perseroan Tahun 2021, Direktur utama SMF, Ananta Wiyogo mengatakan, dari total penyaluran dana yang dilakukan perseroan, sebanyak 84,20% wilayah Indonesia bagian barat, 15,12% wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,68% wilayah timur.
“Kami benar-benar ingin ekspansi di wilayah tengah dan di timur itu. Tapi kami kan pembiayaan sekunder, harus melewati penyalur KPR atau perbankan. BPD-BPD-nya harus bangkit dan mau menyalurkan KPR. Baik KPR FLPP maupun komersial. Kalau mereka mau, kami bantu. Tanpa partisipasi aktif dari BPD, sangat sulit bagi kami mengembangkan di wilayah Indonesia tengah dan timur,” kata Ananta, Senin, 5 April 2021.
Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo menambahkan, sejak awal SMF terus berupaya mendukung BPD di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur untuk menyalurkan KPR. Namun semua sangat tergantung BPD dan pemerintah daerah (Pemda) masing-masing.
“Apakah BPD yang selama ini banyak fokus ke pembiayaan konsumer, khususnya untuk ASN daerah, bersedia untuk menyalurkan KPR dengan lebih masif? SMF setiap saat siap mendukung dari sisi pendanaan,” ujarnya. (Ari As).
Poin Penting LPEI membukukan laba bersih Rp252 miliar pada 2025, naik 8 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Transaksi ilegal global capai USD158 miliar pada 2025, naik 145 persen. OJK perkuat… Read More
Poin Penting IAI bentuk ISRF untuk memperkuat ekosistem dan standar pelaporan keberlanjutan Dipimpin Ignasius Jonan,… Read More
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More