Penandatanganan kerja sama oleh Consumer Business Director Bank Sinarmas, Enny Kamal, dan Direktur Utama Xavier Marks Indonesia, Daniel Sunyoto, Jumat, 19 September 2025. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bank Sinarmas Tbk (Bank Sinarmas) memperluas penetrasi kredit ke sektor properti melalui kerja sama dengan Xavier Marks, jaringan agen properti skala internasional yang beroperasi di Asia Tenggara.
Kolaborasi kedua pihak diresmikan melalui penandatanganan kerja sama oleh Enny Kamal, selaku Consumer Business Director Bank Sinarmas dan Daniel Sunyoto, Direktur Utama Xavier Marks Indonesia.
Lewat kerja sama ini, Bank Sinarmas menghadirkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang lebih cepat, mudah dan terjangkau bagi masyarakat dan pembeli properti yang terhubung dengan jaringan penjualan Xavier Marks.
Adanya kerja sama ini diharapkan bisa membuka akses pembiayaan yang lebih mudah bagi seluruh masyarakat dalam memiliki hunian.
“Kami percaya bahwa kepemilikan rumah adalah kebutuhan mendasar. Bank Sinarmas siap menghadirkan solusi pembiayaan yang mudah diakses dan kompetitif. Dengan
mengoptimalkan jaringan Xavier Marks yang luas, kami optimistis dapat menjangkau lebih
banyak masyarakat di seluruh Indonesia,” papar Enny dalam keterangan resmi, Jumat, 19 September 2025.
Baca juga: Layani Nasabah di HPN 2025, Direksi Bank Sinarmas Tegaskan Dua Hal Ini
Dengan dukungan jaringan Xavier Marks, Bank Sinarmas menargetkan kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan penjualan KPR secara nasional. Dengan begitu, perseroan akan memperkuat positioning-nya di sektor pembiayaan properti di Tanah Air.
Baik Bank Sinarmas maupun Xavier Marks optimis kerja sama ini akan mendorong inovasi dan menghadirkan layanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di sektor pembiayaan perumahan.
Baca juga: November 2025, Aturan Baru Pembiayaan UMKM Resmi Diterapkan OJK
“Kami menyambut baik kerja sama ini, dengan dukungan Xavier Marks kami optimis konsumen akan semakin mudah mendapatkan akses pembiayaan rumah, sekaligus meningkatkan kepercayaan pasar terhadap industri properti nasional,” pungkas Enny. (*) Ari Astriawan
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More