Jakarta – PT Bank Mandiri Taspen Pos (Bank Mantap) menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun yang dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Obligasi yang diterbitkan ini mendapatkan peringat AA (idn) dari Fitch Rating.
Direktur Utama Bank Mantap, Josephus K. Triprakoso mengatakan, penerbitan obligasi senilai Rp2 triliun ini terbagi menjadi dua Seri yakni Seri A yang memiliki nilai emisi Rp1,5 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,5 persen pertahun dan jangka waktu 3 tahun.
Sedangkan Seri B memiliki nilai emisi Rp500 miliar dengan tingkat bunga tetap 8,75 persen dan jangka waktu 5 tahun. Dalam penerbitan obligasi ini ada empat perusahaan Penjamin emisi yakni Mandiri Sekuritas, BCA Sekurits, Danareksa Sekuritas, dan Bahana Sekuritas.
“Bank Mantap membutuhkan obligasi di pasar modal karena pertumbuhan kredit yang ekspansif,” ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, 12 Juli 2017.
Dia mengungkapkan, penerbitan obligasi ini dilakukan dalam rangka melengkapi source pendanaan yang dimiliki bank, sehingga penyaluran kredit yang direncanakan dapat dieksekusi dengan baik dan tujuan lain dalam rangka memperbaiki rasio maturity profile pendanaan.
“Penerbitan obligasi perdana Bank Mantap akan digunakan untuk penyaluran kredit Bank Mantap di tahun 2017 sehingga penetrasi pembiayaan nasabah pensiunan ke depan semakin meningkat yang tersebar diseluruh Indonesia,” ucapnya.
Lebih lanjut dia mengakui, bahwa penerbitan obligasi perdana ini disambut positif oleh pelaku pasar. Menurutnya, obligasi yang diterbitkan ini telah mengalami oversubcrided. Hal ini terliht dari penawaran awal (book building) yang diterima penjamin emisi.
“Book building yang diterima penjamin emisi mencapai Rp2,4 triliun dari target emisi yang sebesar Rp2 triliun,” tutup Josephus. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More