Invictus Blue ekspansi ke Indonesia. (Foto: istimewa)
Jakarta – Ekonomi digital Indonesia terus berkembang pesat, didorong oleh adopsi teknologi dan pergeseran strategi pemasaran berbasis data.
Di tengah dinamika ini, Invictus Blue, agensi media asal Malaysia, resmi berekspansi ke Indonesia untuk menawarkan solusi media inovatif yang menggabungkan kecerdasan buatan (AI) guna mengoptimalkan Return on Investment (ROI).
Business Director Invictus Blue Indonesia, Erick Ko menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan membantu bisnis lokal menghadapi tantangan lanskap media modern.
Baca juga: Adopsi Teknologi AI Bantu Efisiensi Industri Asuransi
“Kami siap membantu klien-klien Indonesia dengan solusi berbasis data dan inovasi. Dengan mengintegrasikan AI dalam layanan kami, Invictus Blue akan mendefinisikan ulang strategi media untuk memastikan kesuksesan brand di ekosistem digital yang semakin kompetitif,” ujarnya, dikutip Jumat, 28 Februari 2025.
AI menjadi kunci dalam pendekatan Invictus Blue, terutama dalam pengoptimalan investasi media dan pengukuran hasil yang lebih presisi. Dalam industri yang semakin terfragmentasi, penggunaan AI memungkinkan efisiensi kampanye digital, segmentasi audiens yang lebih akurat, serta optimalisasi ROI.
“Keahlian kami dalam strategi media dan solusi kreatif yang berorientasi pada hasil akan memberikan dampak berkelanjutan tidak hanya bagi pasar Indonesia, tetapi juga pasar regional,” tambah Erick.
Baca juga: Bos Anak Usaha Indosat Ungkap Strategi Bangun Kedaulatan Teknologi AI
Ekspansi ini dilakukan di tengah pertumbuhan pesat sektor ekonomi digital Indonesia, yang kini menjadi pusat perhatian bagi berbagai pelaku industri global.
Dengan strategi berbasis data dan pendekatan kolaboratif, Invictus Blue berupaya memperkuat kemitraan dengan pelaku bisnis lokal serta mendukung ekosistem media yang lebih cerdas dan berdaya saing. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,47 persen ke level 9.075,40 pada perdagangan 15 Januari 2026,… Read More