Perbankan

Ekspansi Bisnis, CIMB Niaga Buka Kantor Hybrid Digital Branch Bali-Canggu

Jakarta –  PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) gencar melakukan ekspansi bisnis dengan memenuhi perubahan gaya hidup nasabah bertransaksi di era digita. Ekspansi ini dilakukan dengan meresmikan pembukaan model terbaru kantor cabang berkonsep hybrid pertama di luar Pulau Jawa, yaitu Digital Branch Bali-Canggu.

Chief of Network & Digital Banking CIMB Niaga Budiman Tanjung mengatakan, CIMB Niaga memahami perubahan gaya hidup nasabah dalam bertransaksi perbankan di era digital yang menginginkan layanan cepat dan praktis, tanpa meninggalkan layanan personal yang ramah. 

Karena itu, CIMB Niaga menghadirkan inovasi baru kantor cabang yaitu Digital Branch ke Bali sebagai wujud komitmen untuk memberikan layanan perbankan terkini kepada nasabah setia, masyarakat, dan wisatawan di Pulau Dewata.

Baca juga: Naik 27,6 Persen, Laba Bersih CIMB Niaga Tembus Rp4,9 Triliun

“Kami senang konsep Digital Branch yang pertama kali kami perkenalkan di Jakarta dan beberapa kota di Pulau Jawa pada akhir Agustus lalu mendapat sambutan positif dari masyarakat,” kata Budiman, dikutip Sabtu (28/10).

Tingginya antusiasme tersebut kata dia,  mendorong perseroan untuk membawa Digital Branch ke wilayah lainnya, termasuk di Bali yang memiliki basis nasabah besar dan berpotensi menjadi wilayah pertumbuhan baru bagi CIMB Niaga. 

“Kami berharap, dengan layanan hybrid nasabah merasakan pengalaman perbankan yang lebih baik sesuai preferensi dan kenyamanan masing-masing,” jelalsnya.

Menurutnya, kantor cabang yang memadukan antara Cabang Konvensional dan Digital Lounge ini menawarkan pengalaman perbankan yang komprehensif dan serba digital dengan tetap mempertahankan sentuhan layanan personal yang ramah khas CIMB Niaga untuk nasabah #YangUtama.

Berbeda dengan kantor cabang konvensional, melalui Digital Branch nasabah dapat memanfaatkan beragam fasilitas perbankan terkini yang sebelumnya ada di Digital Lounge antara lain mesin Self Service Banking, Video Banking, OCTO Vending Machine, dan beragam fasilitas digital terbaru seperti perangkat Tablet.

Kapabilitas digital tersebut menjadi nilai tambah yang semakin melengkapi layanan dan fasilitas utama kantor cabang konvensional seperti Customer Service, Teller, serta CIMB Preferred Lounge dan Safety Deposit Box di beberapa kantor cabang.

Baca juga: Komitmen Layani Nasabah, Panin Dai ichi Life Resmikan Kantor Pemasaran di PIK

Kantor Cabang Ramah Lingkungan

Selain menerapkan konsep hybrid, Digital Branch juga mengusung konsep sustainability yang ramah lingkungan dengan meminimalisir pemakaian kertas dan mengutamakan penggunaan furniture dari pengrajin UKM lokal. 

Hal ini sejalan dengan kebijakan green office policy yang merupakan bagian dari komitmen CIMB Niaga terhadap implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) dalam kegiatan operasional. 

Implementasi konsep sustainability tersebut misalnya dapat dirasakan calon nasabah dan nasabah dalam berbagai layanan perbankan di Digital Branch. Di antaranya saat membuka rekening tabungan menggunakan mesin Self Service Banking.

Calon nasabah tidak perlu mengisi formulir tercetak, melainkan cukup dengan menggunakan KTP elektronik dan mengisi formulir digital yang tersedia, maka dalam waktu kurang dari 5 menit pembukaan rekening tabungan berhasil.

Selain itu, dengan fasilitas video banking yang dapat diakses termasuk di luar jam operasional kantor cabangnasabah juga bisa melakukan beragam transaksi finansial dan non-financial, mengakses informasi produk dan layanan, dan menyampaikan keluhan dipandu langsung oleh seorang banking officer secara live melalui layar sentuh tanpa harus mengisi formulir berbasis kertas. 

Demikian juga pengajuan berbagam produk dan layanan CIMB Niaga lainnya bisa dilakukan secara digital dan mandiri, sehingga lebih praktis dan ramah lingkungan.

Dengan menghadirkan Digital Branchdiharapkan potensi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dapat dihindari CIMB Niaga ke depan akan semakin besar. 

Baca juga: Perluas Layanan, J Trust Bank Buka Kantor Cabang Baru di Kendari

Selama tahun 2022, CIMB Niaga mencatat, dari penerbitan lebih dari 1,8 juta e-statement secara paperless mampu mengurangi penggunaan kertas sebanyak 27,7 ton. Dengan demikian, potensi emisi GRK yang dapat dihindari adalah sebesar 13,86 ton setara CO2.

Di samping itu, optimalisasi penggunaan perangkat digital yang ada di Digital Branch juga akan meningkatkan efisiensi waktu layanan. Sebagai contoh, jika 80% pembukaan rekening dilakukan menggunakan mesin Self Service Banking dan Self Service Tablet, serta 90% pelayanan penggantian Kartu Debit/Kartu Kredit dan pembaharuan data nasabah dilakukan melalui mesin Self Service Banking atau dibantu oleh Digital Service Officer, maka dapat mengurangi waktu layanan hingga 50%.

“Kami berharap, solusi layanan perbankan yang lebih ramah lingkungan ini dapat mendukung beragam kebutuhan masyarakat dan dunia usaha di kawasan wisata Bali. Setelah Bali, kami akan terus berekspansi membuka Digital Branch di kota-kota lainnya, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati layanan perbankan berkonsep hybrid dari CIMB Niaga,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

6 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

10 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

14 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

18 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

19 hours ago