Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk (Vale) resmi mengangkat mantan menteri luar negeri (Menlu) era Presiden Joko Widodo, yakni Retno Marsudi sebagai komisaris independen.
Menukil keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, 15 Januari 2025, pengangkatan Retno berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Vale yang digelar di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2025.
Retno dipilih menggantikan Raden Sukhyar yang diberhentikan dengan hormat oleh perseroan. Posisi ini berlaku efektif sejak penutupan RUPSLB sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan di 2027.
Dengan pergantian ini, maka Raden Sukhyar dibebaskan sepenuhnya dari tanggung jawab dan segala tanggungan (acquit et de charge) atas tindakan yang dilakukan selama menjabat sebagai Komisaris Independen.
Baca juga: Angela Tanoesoedibjo Ditunjuk jadi Komisaris Utama MNC Kapital
Emiten dengan kode saham INCO ini juga menekankan selama tindakan-tindakan tersebut tercantum dalam catatan dan pembukuan Perseroan serta tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan bukan merupakan tindak pidana atau pelanggaran atas peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan hal tersebut, maka susunan Dewan Komisaris Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:
Baca juga: Moon Cheol Kang Mundur dari Posisi Komisaris Utama Kreditplus
Sebelum dipercaya jadi komisaris independen Vale, Retno mendapatkan sejumlah jabatan baru usai tak lagi menjadi menlu. Bisa dibilang, Retno “laris manis” direkrut sejumlah perusahaan.
Terbaru, Retno diangkat sebagai Board of Council Paragon Wardah Stewardship for Global Impact, ParagonCorp, sebuah perusahaan yang menaungi Wardah.
Selain itu, jebolan The Hague University of Applied Sciences, Universitas Oslo ini juga ditunjuk jadi komisaris independen PT Bundamedik Tbk (BMHS). Adapun penunjukan Retno ini berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BMHS pada Jumat, 20 Desember 2024 lalu.
Ibu dua anak ini juga diketahui ditunjuk menjadi direktur non-eksekutif independen dalam dewan perusahaan energi terbarukan asal Singapura, Gurin Energy Pte Ltd dan telah bekerja efektif per Kamis, 21 November 2024. (*)
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More