Ekonomi Syariah Bermanfaat untuk Para Pengusaha

Jakarta-Geliat ekonomi syariah yang tengah meningkat saat ini perlu memberikan keuntungan atau manfaat bagi banyak pihak, tanpa terkecuali jajaran pengusaha. Pemberian manfaat ini tentunya perlu mendapat dukungan dari banyak pihak.

“Kami juga ingin mengajukan terobosan dari pada sistem bagi hasil yang selama ini dianggap lebih mahal sedikit daripada bunganya untuk Himbara. Dan bila berkenan, kami ingin ada dukungan dari Gubernur BI dan Menteri Keuangan agar bergeraknya ekonomi syariah ini juga bermanfaat untuk para pengusaha yang memang saat ini menjadi bagian terpenting untuk keseimbangan ekonomi Indonesia,” ujar Menteri BUMN RI yang sekaligus Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Erick Thohir, saat memberikan kata sambutannya pada acara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diadakan MES dan Infobank dengan dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Komisi VI Faisol Riza, dan Chairman Infobank Media Group Eko B. Supriyanto, di Jakarta, Jumat, 22 Oktober 2021.

Dirinya pun mengungkapkan bahwa pihaknya juga terus mendorong program-program yang mendukung pesantren dan santri agar dapat berkembang di dunia wirausaha syariah nasional. Sejumlah program tersebut antara lain Indonesia International Halal Fair, pembagian sertifikasi halal gratis bagi UMKM, webinar Nasional Wakaf Produktif, dan kerja sama MES dengan Pertamina dalam pengembangan Pertashop.

“Kita gaungkan ada 10.000 Pertashop, tapi 2.000 kita khususkan untuk pesantren dan santri, sehingga mereka menjadi bagian dari keseimbangan ekonomi yang diharapkan Bapak Presiden. Dan alhamdulilah, per hari ini sudah ada 323 pesantren dan santri yang dapat. Mulai dari Ansor, Pemuda Muhamadiyah, para pesantren juga banyak yang mendapatkan,” jelas Erick. Steven Widjaja

Dwitya Putra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

2 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

3 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

4 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

4 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

7 hours ago