Secara Tahunan, Angka Impor Terus Tumbuh Hingga 24,52%
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi (PDB) Indonesia pada kuartal II-2020 yang mengalami minus 5,32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY). Angka tersebut tercatat sebagai pertumbuhan ekonomi terendah sejak tahun 1999 pasca krisis ekonomi.
“Triwulan II-2020 ini alami kontraksi -5,32%, pertanyaan sama sejak kapan, kalau kita melacak lagi pertumbuhan ekonomi secara triwulanan ini terendah sejak triwulan I-1999, pada waktu itu alami kontraksi -6,13%,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference virtual, di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2020.
Dirinya menyampaikan, terkontraksinya pertumbuhan ekonomi lantaran penerapan PSBB diberbagai daerah akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, menurutnya kunci agar perekonomian pulih pada kuartal III-2020 ialah kedisliplinan masyarakat akan protokol kesehatan agar ekonomi tetap tumbuh.
“Saya sudah sampaikan seiring adanya relaksasi PSBB sudah ada perbaikan tapi masih jauh dari normal, dengan harapan di Juli-September iramanya meningkat,” tambahnya.
Dihubungi ditempat yang berbeda, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menyebut terkontraksinya ekonomi RI di masa pandemi merupakan hal yang wajar dan sudah diprediksi oleh banyak pihak. Menurutnya, faktor utama penurunan ekonomi terjadi pada konsumsi Dan investasi.
“Konsumsi yang kontribusinya terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi selama wabah ini tidak terelakkan mengalami penurunan tajam. Baik oleh penurunan daya beli maupun oleh penangguhan konsumsi pada Masyarakat menengah atas,” ucap Piter.
Menurutnya, selama masih Ada wabah covid-19 pertumbuhan ekonomi tidak akan kembali normal. Dan pertumbuhan ekonomi diprediksi masih akan tetap negatif. Oleh karena itu, kunci agar pandemi cepat berakhir ialah kedisiplinan masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More