Wiranto menambahkan, dalam perekonomian juga harus berlandaskan kemandirian bangsa. Di mana harus mementingkan perkembangan ekonomi dari pinggiran bukan hanya terpusat di daerah Jawa saja.
“Memang gini rasio kita memprihatinkan, ada perbedaan tajam antara si miskin dan kaya. Bagaimana kita menghilangkan kesenjangan agar adil maka landasan nawa cita kita terapkan di ekonomi dengan bangun dari pinggiran,” tuturnya.
Baca juga: Defisit Anggaran Naik, Pemerintah Harus Bijak Kelola Utang
Dirinya menambahkan, pada esensinya menuju ke keadilan ekonomi yang bermatabat itu berasal dari pinggiran dan seluruh masyarakat menikmati pemangunan yang merata dan itulah yang sedang pemerintah kerjakan saat ini.
Dirinya juga menambahkan, stabilitas perekonomian sangat bergantung pada stabilitas keamanan. “Kestabilan ekonomi tentu sangat bergantung pada kestabilan keamanan, di mana kita disini terus mengupayakan agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan. Dengan cara terus menangkal ancaman-ancaman dari luar maupun dalam negeri,” pungkas Wiranto. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More
Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More
Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More
Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More