Jakarta – Pemulihan perekonomian membuat BRI Insurance (BRINS) optimis bahwa permintaan asuransi properti akan semakin meningkat. Direktur Utama BRINS, Fankar Umran menyebut bertumbuhnya kredit properti pada Kuartal I 2021 sebesar 4,2% menjadi indikator akan pulihnya permintaan properti yang nantinya akan mengerek asuransi di sektor tersebut.
“Asuransi properti related close kepada pertumbuhan kredit properti. Kredit properti pada Q1 tumbuh 4,2%. Artinya, dari situ muncul optimisme, bahwa ke depan asuransi properti akan mendulang pertumbuhan yang baik,” jelas Fankar secara virtual, di Jakarta, Jumat, 11 Juni 2021.
Lebih lanjut, ia menyebut, insentif dan stimulus yang diberikan pemerintah juga berperan dalam meningkatnya asuransi properti. Lalu, vaksinasi nasional yang semakin masif juga menjadi sentimen baik untuk industri properti.
Saat ini, area perkantoran menjadi salah satu sektor yang paling menyadari akan pentingnya asuransi bagi bisnis perseroan. Fankar berharap permintaan asuransi di sektor properti lain dapat terus meningkat seiring dengan membaiknya perekonomian nasional.
“Kita yakin akan tumbuh (Asuransi), kami harap dengan pertumbuhan industri properti diikuti asuransi properti yang juga akan tumbuh, following the business,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More