Mari Elka Pangestu; Perlu kebijakan yang tepat. (Foto: Istimewa).
Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini bukan hanya masalah siklus, tetapi juga struktural. Apriyani Kurniasih.
Jakarta–Menghadapi perlembatan ekonomi saat ini, IMF menilai, Indonesia perlu mengambil langkah dan kebijakan yang tepat. Hal itu untuk mewaspadai dampak dari perlambatan ekonomi global, dan juga rebalancing di China.
Demikian ungkap Mari Elka Pangestu, Guru Besar Universitas Indonesia usai menjadi moderator dalam kuliah umum yang disampaikan oleh Christine Legarde, Managing Director IMF di Universitas Indonesia, hari ini.
Menurut Mari, IMF menurut pandangan Christine optimistis dengan Indonesia. “Indonesia dinilai masih bisa terus tumbuh berkesinambungan, asalkan, pemerintah bisa menentukan langkah dan kebijakan yang tepat” imbuh Mari.
Mari menambahkan, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini bukan hanya masalah siklus, tapi juga struktural dan akan terus terjadi dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu, Indonesia harus melakukan reformasi struktural, seperti di investasi dan bisnis.
“Indonesia harus melakukan manuver kebijakan fiskal dan moneter yang dapat membuat iklim investasi dan bisnis lebih kondusif. Yang termudah dan termurah atau tanpa biaya adalah dengan membuat deregulasi atau relaksasi, dalam arti stimulus kebijakan untuk mendorong perekonomian” pungkasnya.
Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More
Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More
Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More
Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More
Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More