Ekonomi dan Bisnis

Ekonomi Kreatif Bisa Jadi Motor Pembangunan Pedesaan

Majalengka – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menilai, program pembangunan desa bisa didorong melalui sektor ekonomi kreatif. Jatiwangi Arts Factory yang ada di Majalengka diyakini bisa menjadi motor pembangunan pedesaan dan contoh pemberdayaan desa melalui ekonomi kreatif.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo saat melakukan Jelajah Desa Ramadan (Jeder) di Desa Jatisura, Jatiwangi Majalengka kemarin Rabu (30/5). Jatiwangi Arts Factory diharap bisa menjadi contoh bagi desa dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

“Mudah-mudahan Jatiwangi Arts Factory ini bisa menjadi contoh dan motor bagi desa lain, tentang bagaimana ekonomi kreatif bisa dikembangkan dan menjadi motor pemberdayaan ekonomi desa. Saya bangga dengan Jatiwangi Art Factory ini,” ujar Menteri Eko dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis, 31 Mei 2018.

Baca juga: Kemendes Luncurkan Akademi Desa Bersertifikasi Nasional

Menurutnya, desa akan mampu membangun bila diberi kesempatan, salah satunya melalui alokasi dana desa. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar Jatiwangi Art Factory dapat memberikan pelatihan kepada pemangku kepentingan desa melalui Akademi Desa 4.0, serta memberikan inspirasi dalam pengembangan ekonomi kreatif di desa.

“Kita punya program Akademi Desa 4.0. Saya harap Jatiwangi Art Factory ikut menjadi bagian dari akademi desa 4.0 untuk memberikan pelatihan mengembanhkan ekonomi kreatif seperti ini,” ucapnya.

Program dana desa, saat ini lebih berfokus pada pembangunan infrastruktur. Di masa mendatang, lanjut dia, program untuk desa tidak lagi hanya berfokus pada infrastruktur saja, melainkan juga pengembangan ekonomi. Tak hanya bidang pertanian, aktivitas ekonomi juga akan didorong melalui bidang pariwisata dan ekonomi kreatif di desa-desa.

“Negara-negara maju juga ada yang perekonomiannya maju karena ekonomi kreatifnya,” paparnya.

Dalam kunjungannya di Desa Jatisura, Menteri Eko beserta rombongan disambut kesenian musik kreatif dari komunitas Jatiwangi Art Factory yang merupakan sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada kajian kehidupan lokal pedesaan lewat kegiatan seni dan budaya seperti festival, pertunjukan, seni rupa, musik, video, keramik, pameran, residensi seniman, diskusi bulanan, siaran radio dan juga pendidikan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Airlangga Blak-blakan Ungkap Singapura “Benci” dengan Indonesia

Poin Penting Indonesia agresif masuk pasar perdagangan global dengan bergabung ke IEU CEPA, CEPA Kanada,… Read More

21 mins ago

PAAI Desak Pemerintah Tinjau Ulang Pajak Agen Asuransi

Poin Penting PAAI mendesak pemerintah meninjau ulang kebijakan pajak agen asuransi karena dinilai tidak adil,… Read More

34 mins ago

Langkah Allianz Indonesia Dukung Kanal Distribusi Keagenan dan Bancassurance

Poin Penting Allianz Indonesia memperkuat kanal keagenan (ASN) dan bancassurance melalui kickoff awal 2026 untuk… Read More

2 hours ago

Bergerak Flat, IHSG Sesi I Ditutup pada Zona Merah

Poin Penting IHSG sesi I ditutup flat melemah di level 8.884,62 pada sesi I perdagangan… Read More

2 hours ago

Pertama di Indonesia, BRI Terbitkan Surat Berharga Komersial Rp500 Miliar

Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More

2 hours ago

126.796 Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan via Coretax per 12 Januari 2026

Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More

2 hours ago