Ekonomi Digital

Ekonomi Digital jadi Kategori Baru di Padmamitra Award 2022, Apa Saja yang Dinilai?

Jakarta – Kementerian Sosial dan Forum CSR Indonesia kembali menggelar Padmamitra Award tingkat nasional tahun 2022. Penghargaan ini dihelat setiap dua tahun. Tahun ini, sejumlah penambahan dilakukan, termasuk penambahan dari 7 kategori menjadi 15 kategori. Salah satu kategori tambahan adalah Ekonomi digital. Aspek literasi hingga dampak langsung dari sisi ekonomi menjadi penilaian kategori ini.

“Kontribusi perusahaan dalam meningkatkan digitalisasi mintra binaan atau masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Jadi sesederhana itu. Jadi kita lihat banyak hal yang sudah dilakukan perusahaan tapi ada yang lupa. Lupa dalam hal apa? Tadi yang sudah disampaikan. Pertama, literasi. Itu hal pertama yang harus dilakukan kan, peningkatan pengetahuan dulu. Digitalisasi itu seperti apa. Kalau literasinya sudah dapat, berarti skill-nya diharapkan dapat meningkat. Kemudian dampak langsung dari aspek ekonomi juga kita lihat, diharapkan ada juga manfaatnya bagi masyarakat,” terang Ketua Organizing Comitee Padmamitra Award 2022, Rio Zakarias Widyandaru, menjawab pertanyaan Infobank di Jakarta, Selasa, 27 September 2022.

Adapun 15 kategori pada Padmamitra Award 2022 terdiri 7 kategori utama dan 8 kategori tematik. Ke-7 kategori utama adalah penanganan kemiskinan, penanganan ketelantaran, penanganan disabilitas, penanganan keterpencilan, penanganan ketelantaran, penanganan bencana, dan penangangan korban tindak kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.

Sedangkan 8 kategori tematikyang baru diterapkan pada Padmamitra Award 2022 ini mencakup kategori tambahan, yakni bidang Peningkatan Pendidikan Berkualitas, Kesehatan, Pelestarian Seni dan Budaya, Keagamaan yang Inklusif, Kewirausahaan, Infrastruktur, Pelestarian Lingkungan dan Bidoiversity, serta Ekonomi Digital.

Pendaftaran Padmamitra Award 2022 dibuka pada 27 September – 21 Oktober 2022. Sementara seleksi berkas administrasi dijadwalkan pada 22 – 25 Oktober 2022. Untuk tahapan wawancara dan visitasi lapangan akan dilaksanakan pada 26 Oktober – 3 November 2022. Penilaian melalui kunjungan lapangan ini juga menjadi hal baru di Padmamitra Award. Selanjutnya, pengumuman pemenang dan penganugerahan Padmamitra Award 2022 akan menjadi puncak acara yang dilakukan pada bulan November 2022.

“Kami menargetkan jumlah peserta minimal 100 perusahaan yang terdiri dari perusahaan swasta dan perusahaan negara (BUMN/BUMD) yang bersifat legal-formal (memiliki izin usaha, terdaftar) serta sudah melakukan kegiatan CSR berbasis ISO 26000 minimal dalam kurun waktu 2 tahun terakhir,” tambah Rio.

Adapun proses seleksi dan penilaian akan dilakukan oleh dewan juri yang diketuai Ketua Umum Pengurus Nasional Forum CSR Indonesia Mahir Yahya Bayasut, dengan anggota Staf Khusus Menteri Bidang Pemerlu Pelayanan dan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Ir. Luhur Budijarso, Rektor Universitas YARSI Prof. Dr. Fasli Jalal, Ph.D., Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Sosial Suryani S. Motik, Praktisi CSR dan Keberlanjutan Amalia Yunita, Co-Founder A+ CSR Indonesia Jalal, dan Direktur Pijar Foundation Achmad Adhitya, Phd.

Mahir mengatakan, Padmamitra Award 2022 mengusung tema Creating Social Empowerment towards Sustainability. Ini sejalan dengan tren global yang menuju keberlanjutan melalui pemberdayaan sosial. “Selain itu, disesuaikan juga dengan tema Presidensial G20 yang dilaksanakan di Indonesia yakni Recover Together, Recover Stronger,” ujar Mahir. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

3 mins ago

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

18 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

18 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

21 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

22 hours ago