News Update

Ekonom Tekankan Pentingnya Memilih Tim Ekonomi yang Kompeten

Jakarta – Kepala Ekonom Bank BNI Ryan Kiryanto menyambut positif nama-nama tokoh yang telah diundang Presiden Jokowi untuk menjadi calon menteri Kabinet Periode kedua Pemerintahan.

Walaupun begitu, dirinya menekankan pentingnya memilih secara cermat tokoh-tokoh yang akan dijadikan tim ekonomi pada Pemerintahan Jokowi dalam lima tahun kedepan. Sebab, menurutnya semua pos perekonomian penting dan strategis guna mengantisipasi ketidakpastian global.

“Karena di tengah situasi saat ini ketika tekanan eksternal begitu kuat, maka penting tim ekonomi Kabinet Kerja Jilid II diisi oleh figur-figur yang kompeten, matang, strong leadership, networking yg luas dan punya pengalaman yang sesuai dengan bidangnya,” kata Ryan kepada Infobank, Senin 21 Oktober 2019.

Ryan menambahkan, untuk mewujudkan arahan Presiden Jokowi mengenai deindustrialisasi, digitalisasi ekonomi pada era industri 4.0, serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perlu jadi titik perhatian oleh tim ekonomi supaya Indonesia tidak terus menerus masuk ke kondisi middle income trap.

“SDM yang kreatif dan inovatif penting untuk mendorong Indonesia Maju dengan SDM Unggul. Fleksibilitas birokrasi dan perizinan juga penting supaya mampu menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan berdaya saing,” tukas Ryan.

Seperti diketahui, beberapa nama telah dipanggil ke Istana Kepresidenan guna memenuhui panggilan Jokowi untuk ketersedian mengisi jabatan Menteri. Tercatat ada nama Prabowo Subianto, Edhy Prabowo, Mahfud MD, Erick Thohir, Wishnutama, Nadiem Makarim, dan Tito Karnavian. Namun Presiden Jokowi baru akan mengumumkan secara resmi nama jajaran menterinya pada Rabu (23/10) mendatang. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

37 mins ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

9 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

10 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

11 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

11 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

12 hours ago