Jajaran menteri di Kabinet Merah Putih. (Foto: Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto pada hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, secara resmi telah melantik para menteri, wakil menteri, hingga pejabat setingkat menteri di Istana Merdeka.
Secara rinci, Presiden Prabowo melantik 48 menteri dan lima pejabat setingkat menteri pada pukul 10:00 WIB. Lalu, dilanjutkan dengan pelantikan 56 wakil menteri pada pukul 14:30 WIB.
Berdasarkan hal itu, Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan bahwa untuk deretan menteri ekonomi yang ditetapkan pada Kabinet Merah Putih Prabowo merupakan wajah lama dan sebagian besar berasal dari Pemerintahan Jokowi.
“Untuk tim ekonomi, sebagian besar orang-orangnya merupakan Menteri bidang ekonomi di Pemerintahan Jokowi. Sebagian besar wajah lama dan cukup kental dengan tema keberlanjutan,” ucap Rully kepada Infobanknews di Jakarta, Senin, 21 Oktober 2024.
Baca juga: CIMB Niaga Syariah Targetkan Nilai Transaksi Haya Festival 2024 Tumbuh 20 Persen
Sehingga, menurut Rully jajaran menteri dan wakil menteri di Kabinet Prabowo telah sesuai dengan ekspektasi pasar dan dirinya optimis dalam jangka menengah hingga panjang dapat memberikan pada positif untuk ekonomi, serta pasarZ
Di mana, menurutnya, dengan adanya dampak positif kepada ekonomi dan pasar saham RI akan menguntungkan dua sektor utama, yakni sektor perbankan dan juga sektor ritel.
Adapun, Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, ditutup pada zona hijau ke level 7.772,59 atau menguat 0,16 persen dari dibuka pada level 7.760,19.
Dengan sektor keuangan atau perbankan yang mengalami peningkatan 0,48 persen, diikuti oleh sektor siklikal yang naik 0,08 persen, sementara sektor non-siklikal masih melemah 0,50 persen. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More