Ekonom Sebut Susunan Kabinet Merah Putih Prabowo Sesuai Ekspektasi Pasar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto pada hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, secara resmi telah melantik para menteri, wakil menteri, hingga pejabat setingkat menteri di Istana Merdeka.

Secara rinci, Presiden Prabowo melantik 48 menteri dan lima pejabat setingkat menteri pada pukul 10:00 WIB. Lalu, dilanjutkan dengan pelantikan 56 wakil menteri pada pukul 14:30 WIB.

Berdasarkan hal itu, Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan bahwa untuk deretan menteri ekonomi yang ditetapkan pada Kabinet Merah Putih Prabowo merupakan wajah lama dan sebagian besar berasal dari Pemerintahan Jokowi.

“Untuk tim ekonomi, sebagian besar orang-orangnya merupakan Menteri bidang ekonomi di Pemerintahan Jokowi. Sebagian besar wajah lama dan cukup kental dengan tema keberlanjutan,” ucap Rully kepada Infobanknews di Jakarta, Senin, 21 Oktober 2024.

Baca juga: CIMB Niaga Syariah Targetkan Nilai Transaksi Haya Festival 2024 Tumbuh 20 Persen

Sehingga, menurut Rully jajaran menteri dan wakil menteri di Kabinet Prabowo telah sesuai dengan ekspektasi pasar dan dirinya optimis dalam jangka menengah hingga panjang dapat memberikan pada positif untuk ekonomi, serta pasarZ

Di mana, menurutnya, dengan adanya dampak positif kepada ekonomi dan pasar saham RI akan menguntungkan dua sektor utama, yakni sektor perbankan dan juga sektor ritel.

Adapun, Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini, Senin, 21 Oktober 2024, ditutup pada zona hijau ke level 7.772,59 atau menguat 0,16 persen dari dibuka pada level 7.760,19.

Dengan sektor keuangan atau perbankan yang mengalami peningkatan 0,48 persen, diikuti oleh sektor siklikal yang naik 0,08 persen, sementara sektor non-siklikal masih melemah 0,50 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

9 hours ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

9 hours ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

10 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

10 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

11 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

12 hours ago