News Update

Ekonom BRI Prediksi BI bakal Tahan Bunga Acuan 4%

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (BRI) memperkirakan Bank Indonesia (BI) bakal mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7-day reverse repo rate di level 4% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG-BI) periode September 2020.

“BRI memperkirakan suku bunga kebijakan (7DRRR) dipertahankan tetap pada 4% pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berakhir pada 17 September 2020,” kata Senior Economist BRI Anton Hendranata, melaui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 15 September 2020.

Menurutnya, bunga acuan patut dipertahankan mengingat inflasi masih terpantau rendah meskipun pertumbuhan ekonomi mengarah kepada resesi di kuartal III-2020.

BI sendiri mencatat pada Juli 2020, Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat masih deflasi 0,10% (mtm) sehingga inflasi IHK sampai Juli 2020 tercatat sebesar 0,98% (ytd). Secara tahunan, inflasi IHK tercatat rendah yakni 1,54% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 1,96% (yoy).

“Volatilitas nilai rupiah dan tekanan keluar arus modal asing diperkirakan akan menjadi pertimbangan bank sentral dalam kebijakan penentuan suku bunganya,” tukas Anton.

Sebagai informasi saja, sejak periode Juli 2019 BI terus melakukan pemangkasan bunga. Saat pertengahan 2019 bunga acuan berada di level 6% kemudian terus dipangkas hingga 16 Juli 2020 menyentuh 4% sampai Agustus 2020. Suku bunga 4% tercatat sebagai level terendah sejak krisis ekonomi tahun 1998. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

5 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

23 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

2 hours ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

3 hours ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

4 hours ago