Jakarta – Edukasi dan kepatuhan masyarakat akan protokol kesehatan masih menjadi tantangan terbesar bagi dokter dan tenaga kesehatan (nakes). Drg. Ling Ichsan Hanafi, Sekretaris Jenderal ARSSI (Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia) bercerita bahwa nakes perlu melakukan usaha lebih untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan.
“Nakes masih membutuhkan effort lebih untuk mengedukasi masyarakat. Contohnya, kadang ada yang pasien yang harus dirawat, tetapi keluarganya tidak mengizinkan. Hal-hal seperti ini harus dihindari. Kita memerlukan kerja sama semua pihak untuk mengedukasi masyarakat,” ujar Iing melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, pada 2 November 2020.
Untuk itu, Ling meminta masyarakat untuk lebih kooperatif dalam penanganan Covid-19. Meski dengan berbagai keterbatasan, Ia menghimbau masyarakat untuk terus memberikan dukungan pada pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19.
“Keluarga harus terus memberikan dukungan pada pasien dan nakes. Intinya harus saling mendukung antara nakes dan masyarakat. Pandemi ini bukan hanya kewajiban satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama untuk menangani pandemi Covid-19,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More
Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More
Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More