Hingga Juli 2018,16 Perusahaan Telah Antri Untuk IPO
Jakarta – Samuel Asset Management berpendapat bahwa edukasi mengenai pasar modal dapat menjadi salah satu kurikulum di sekolah dasar atau sekolah menengah.
President Director Samuel Asset Management, Agus Basuki Yanwar mengatakan edukasi pasar modal merupakan salah satu langkah penting untuk menggiatkan pasar modal Indonesia sehingga pendidikan pasar modal sedini mungkin merupakan jalannya.
“Saya rasa edukasi merupakan salah satu rute yang penting. Bisa investasi di pasar modal dapat jadi salah satu kurikulum di sekolah dasar, menengah. Kalau perlu lebih awal,” kata Agus di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 25 Agustus 2017.
Menurut Agus, jauhnya perbandingan antara dana pihak ketiga (DPK) perbankan dengan reksa dana justru menjadi potensi pasar yang luas. Sehingga jika dilakukan edukasi yang tepat maka jumlah ini akan dapat bertambah.
Edukasi merupakan langkah yang dipilih pihaknya untuk memperkenalkan reksa dana sehingga masyarakat bisa mengenal reksa dana layaknya menabung di bank.
“Kami membentuk lembaga saham learning center,” lanjutnya.
Selain itu, pihaknya juga akan meluncurkan online platform agar semua orang bisa berinvestasi reksa dana yang dimulai dengan Rp100 ribu saja dan ragam produk reksa dana pasar uang dan campuran. (*)
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More