Econimic and Capital Market outlook
Jakarta–Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko, Sulistyo Budi (kiri) menyerahkan plakat pada pembicara (kiri-kanan): Citigrup securities, Ferry Wong, Ekonom Bank Indonesia, Yoga Affandi dan Poltak Hotradero sesaat setelah seminar Econimic and Capital Market Outlook di Jakarta, Senin 7 Desember 2015. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai, bahwa kondisi pasar modal saat ini kurang begitu baik. Hal tersebut sejalan dengan dampak dari persoalan ekonomi global yang terjadi, mulai dari ketidakpastian The Fed sampai dengan perlambatan ekonomi Tiongkok. (Erman Subketi)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More