Direktur Finance, Planning & Treasury PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu (kedua dari kanan) dan Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo (ketiga dari kiri) bersama dengan Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Adang Sutara, Senior EVP Direktorat Treasury And Global Services Bank BRI Listiarini Dewajanti dan Direktur Pengelolaan Investasi OJK, Halim Haryono serta Komisaris Utama SMF Iskandar Saleh meresmikan pencatatan EBA- SP SMF BTN 05 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12). Adapun nilai total EBA-SP sebagai instrumen hasil sekuritisasi dan tagihan KPR yang diperdagangkan senilai Rp2 triliun. Dengan tercatatnya EBA-SP SMF BTN 05 yang meraih rating id AAA dan sangat diminati pasar tersebut, maka Bank BTN telah tercatat 12 kali melakukan transaksi sekuritisasi dengan total nilai EBA mencapai sebesar Rp11,65 triliun. (*)
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More