Ekonomi dan Bisnis

EATS Gandeng OttoDigital, Permudah Transaksi Digital Karyawan dalam Satu Aplikasi

Poin Penting

  • EATS menggandeng OttoDigital integrasikan OttoCash untuk permudah transaksi digital dan administrasi karyawan.
  • Kolaborasi menciptakan ekosistem digital lengkap, memungkinkan top-up saldo, transfer bank, dan pembelian PPOB dalam satu aplikasi.
  • Tujuan kolaborasi, yakni efisiensi HR, kemudahan layanan keuangan karyawan, dan peningkatan engagement di perusahaan.

Jakarta – Aplikasi manajemen karyawan, EATS menggandeng OttoDigital, penyedia solusi digital terpadu, untuk memperkuat transformasi digital bisnis di Indonesia melalui integrasi dengan aplikasi OttoCash.

CEO Media Inovasi Indonesia, Dingly Olivia Gunawan mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mendorong transformasi digital yang lebih menyeluruh di ranah manajemen sumber daya manusia. 

“Kami percaya bahwa efisiensi administrasi harus berjalan seiring dengan kemudahan akses layanan digital bagi karyawan,” ujarnya, dikutip Senin, 27 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, aplikasi EATS sejak awal dirancang untuk mempermudah HR dalam proses pengelolaan karyawan mulai dari absensi secara online, pelacakan aktivitas, dan pengelolaan payroll.

Baca juga: 5 Rekomendasi Aplikasi Trading Kripto untuk Pemula dan Profesional

Dengan integrasi OttoCash, sebut dia, perusahaan tidak hanya mendapatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memberi nilai tambah bagi karyawan, yang kini dapat mengakses layanan keuangan harian mereka tanpa harus berpindah aplikasi.

“Selama ini EATS berfokus membantu HR mengelola administrasi karyawan dengan lebih mudah dan terintegrasi. Melalui adanya OttoCash di dalam EATS, kami ingin memperluas manfaatnya bukan hanya bagi HR, tetapi juga bagi karyawan yang kini dapat menikmati kemudahan finansial dalam satu aplikasi,” bebernya.

Ekosistem Digital

Dingly melanjutkan, dengan adanya OttoCash, EATS menghadirkan ekosistem digital yang memungkinkan karyawan untuk melakukan top-up saldo, transfer ke rekening bank, hingga pembelian produk digital (PPOB) langsung melalui aplikasi HR perusahaannya. 

Baca juga: Dongkrak Jumlah Pengguna hingga 50 Persen, Aplikasi PINTU Perpanjang Program Ini

Langkah ini menjadi bukti keseriusan EATS dan OttoDigital dalam menghadirkan teknologi yang mampu menyederhanakan proses keuangan sekaligus meningkatkan kenyamanan karyawan dalam satu platform yang komprehensif. 

“Kehadiran OttoCash di EATS menjadi wujud nyata komitmen OttoDigital dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan mendorong produktivitas bisnis sekaligus kesejahteraan karyawan,” bebernya.

Baca juga: Didominasi Sektor Produksi, Realisasi KUR BRI Tembus Rp130,2 Triliun di September 2025

Chief of Product OttoDigital, Murti Daryandono, menyampaikan kolaborasi ini bukan hanya tentang menambahkan fitur pembayaran digital, tetapi juga bagaimana kami membantu perusahaan menghadirkan solusi praktis yang meningkatkan pengalaman karyawan.

Sebab, dengan OttoCash, EATS tidak hanya menjadi aplikasi HR tetapi juga one-stop solution untuk kebutuhan administrasi dan transaksi digital karyawan.

“Kolaborasi ini adalah bagian dari visi OttoDigital untuk membangun ekosistem digital yang mampu mendukung kebutuhan bisnis lintas sektor. Dengan teknologi yang tepat guna, perusahaan dapat menghadirkan efisiensi sekaligus meningkatkan engagement karyawan,“ tutup Murti.

Aplikasi EATS saat ini telah digunakan oleh ratusan perusahaan dan ribuan pegawai di Indonesia dan siap untuk diadopsi lebih luas oleh perusahaan yang ingin menghadirkan sistem manajemen karyawan modern dengan fitur transaksi digital yang komprehensif. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Respons BSI soal Perpanjangan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun

Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More

10 mins ago

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah di Level Rp16.835 per Dolar AS, Dipicu Sentimen Global

Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More

2 hours ago

Bank INA Optimistis Kredit Tumbuh 15–20 Persen di 2026, Lampaui Target OJK

Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More

2 hours ago

IHSG Kembali Dibuka Naik 0,36 Persen ke Posisi 8.425

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More

2 hours ago

OJK bakal Hapus KBMI 1, Bank INA Bilang Begini

Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More

3 hours ago