Jakarta- PT Eastspring Investments Indonesia mengaku optimis dapat meningkatkan angka Asset Under Management (AUM) atau dana kelolaan hingga double digit hingga akhir tahun ini. Target tersebut terlihat optimistis di tengah tingginya volatilitas pasar saham dan obligasi.
“Itu rata rata sebenernya, sebab itu someting potensial walau pasar turun kita masih tumbuh. Target dana kelolaan tahun ini tumbuh 11 persenlah,” kata President Director Eastspring Investments Indonesia Alan T. Darmawan di Hotel Kempinski Jakarta, Senin 5 November 2018.
Alan sendiri menyebut, pihaknya menyiapkan berbagai strategi untuk dapat meningkatkan dana kelolaan tersebut salah satunya dengan terus membidik segmen milenial untuk dapat terus berinvestasi di Eastspring Investments Indonesia.
Dirinya juga mengaku masih terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak jasa keuangan untuk dapat memperluas pemasaran produk salah satunya dengan bank BCA.
“Masyarakat jaman sekarang‚ terutama generasi miIennials sudah semakin memahami pentingnya berinvestasi untuk jaminan masa depan. Artinya memang kesadaran dari masyarakat terus berangsur meningkat mengenai pentingnya investasi,” kata Alan.
Sebelumnya Eastspring Investments Indonesia hingga September 2018 sendiri telah berhasil mencatatkan dana kelolaan alias Asset Under Management (AUM) sebesar Rp84,14 triliun. (*)
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More