Poin Penting
Jakarta – PT Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia) menjalin kerja sama kemitraan strategis dengan PT Bahana Sekuritas sebagai penyedia layanan investasi. Dalam kerja sama tersebut Eastspring Indonesia akan menawarkan tujuh produk reksa dana.
Ketujuh produk tersebut terbagi dalam tiga jenis reksa dana, yakni reksa dana saham, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang.
Untuk reksa dana saham terdapat dua produk, Eastspring Investments Alpha Navigator dan Eastspring Investments Value Discovery.
Lalu, ada tiga produk untuk reksa dana pendapatan tetap, antara lain Eastspring Investments IDR High Grade, Eastspring IDR Fixed Income Fund, dan Eastspring Investments Yield Discovery.
Baca juga: Eastspring Indonesia Gandeng Maybank Luncurkan Reksa Dana ESIGMA
Sementara itu, dua produk lainnya seperti Eastspring Investments Cash Reserve dan Eastspring Investments Syariah Money Market Khazanah Kelas A masuk ke dalam jenis produk reksa dana pasar uang.
Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari Rizal, mengatakan, kerja sama itu bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi serta mendukung peningkatan inklusi keuangan di Indonesia dan diharapkan dapat mendorong pertumbuhan investor ritel.
“Kami menyambut baik sinergi dengan Bahana Sekuritas, harapannya kerjasama ini dapat meningkatkan lebih banyak lagi pertumbuhan investor ritel serta meningkatkan jumlah transaksi. Sampai dengan 30 Januari 2026, jumlah investor ritel di Eastspring Indonesia tercatat sebanyak 269,409,” kata Sulystari dalam keterangan resmi di Jakarta, 18 Februari 2026.
Baca juga: AUM Eastspring Indonesia Tumbuh 23 Persen Jadi Rp72,9 Triliun di 2025
Eastspring Indonesia sebelumnya juga telah membukukan kinerja positif dari sisi dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) sepanjang 2025 yang mengalami pertumbuhan sebesar 23 persen dari Rp59,4 triliun pada 2024 menjadi Rp72,9 triliun di 2025.
Berdasarkan capaian itu, Eastspring Indonesia membidik pertumbuhan AUM untuk tahun 2026 ini sebanyak 10 persen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting KB Bank fokus pada corporate banking dengan ekspansi kredit yang lebih selektif. Perseroan… Read More
Poin Penting Pendapatan AMAG naik 8,48% menjadi Rp2,79 triliun pada 2025. Laba bersih turun 41%… Read More
Poin Penting Pembiayaan baru WOM Finance tumbuh 9,35 persen (yoy) menjadi Rp5,94 triliun, mendorong kenaikan… Read More
Poin Penting Kasus Amsal mengungkap dugaan mark-up anggaran proyek desa dengan kerugian negara sekitar Rp202… Read More
Poin Penting WOM Finance merombak jajaran komisaris dan direksi melalui RUPS terbaru. Posisi direktur utama… Read More
Poin Penting Pendapatan DCII 2025 tumbuh 40,1 persen yoy menjadi Rp2,5 triliun, didorong operasional data… Read More