Market Update

Eastspring Indonesia Gandeng Bank DBS Luncurkan Reksa Dana Syariah

Poin Penting

  • Eastspring Indonesia merilis Reksa Dana Syariah ESIGMA berbasis USD dengan portofolio efek campuran global sesuai prinsip syariah, bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia
  • Produk ini mengalokasikan sekitar 60 persen ke saham global dan sisanya ke sukuk lokal
  • Reksa Dana ESIGMA menawarkan pembagian dividen bulanan dan memanfaatkan optimisme pasar serta potensi penurunan suku bunga global sebagai peluang investasi menarik.

Jakarta – PT Eastspring Investments Indonesia (Eastspring Indonesia) resmi meluncurkan produk investasi terbarunya, yakni Reksa Dana Syariah Eastspring Syariah Income Global Mixed Asset USD (Reksa Dana ESIGMA). 

Reksa Dana ini dirancang sebagai solusi strategis bagi investor yang mencari portofolio dengan kelas Efek campuran global sesuai Prinsip Syariah, di mana produk tersebut bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia sebagai agen penjual.

Di tengah optimisme pasar yang tinggi serta potensi penurunan suku bunga global maupun domestik, Reksa Dana Campuran berbasis Efek Luar Negeri menjadi salah satu pilihan investasi menarik. 

Pengelolaan yang aktif dan dinamis serta aset yang terdiversifikasi dengan baik, merupakan kunci agar Reksa Dana ESIGMA ini dapat memberikan potensi imbal hasil yang optimal bagi para investor. 

Baca juga: Reksa Dana Haji Syariah Berangkatkan Kader TBC ke Tanah Suci, Apresiasi Pejuang Kesehatan

Kebijakan investasi juga dirancang sesuai Prinsip Syariah dengan denominasi dolar Amerika Serikat (AS), sangat relevan bagi investor yang membutuhkan instrumen syariah global. 

Presiden Direktur Eastspring Indonesia, Sulystari mengatakan diversifikasi yang baik, dengan mempertimbangkan Strategic Asset Allocation pada kelas aset global yaitu saham dan pendapatan tetap, yang tersebar ke berbagai sektor dan sebaran geografis, diharapkan meningkatkan nilai investasi secara optimal sekaligus mengurangi risiko konsentrasi.

“Reksa Dana ini juga memiliki fitur pembagian hasil investasi atau dividen yang dibagikan setiap bulan dalam bentuk uang tunai,” ucap Sulystari dalam keterangan resmi di Jakarta, 8 Oktober 2025.

Sementara, Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia, Melfrida Gultom, menjelaskan bahwa sebagai mitra, Bank DBS Indonesia mendukung nasabah memperluas peluang investasi dan relasi bisnis di seluruh jaringan DBS di Indonesia dan se-Asia. 

“Salah satunya dengan menyediakan produk investasi di ragam tingkat risiko, pilihan mata uang, serta pasar onshore hingga offshore syariah, agar nasabah dapat yakin ambil semua peluang,” ujar Melfrida.

Adapun, produk Reksa Dana ESIGMA dapat dialokasikan sekitar 60 persen ke dalam kelas aset saham global untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan global sesuai kondisi pasar.

Baca juga: Eastspring Indonesia: Reksa Dana Fixed Income Tetap Jadi Primadona Investasi di 2025

Sementara sisanya dapat dialokasikan pada efek pendapatan tetap seperti sukuk lokal untuk menjaga keseimbangan dan kestabilan imbal hasil. 

Alokasi ini memastikan portofolio nasabah terdiversifikasi optimal, menggabungkan potensi imbal hasil menarik dengan ketenangan berinvestasi sesuai prinsip syariah. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Konflik Timur Tengah dan Risiko Harga Minyak Global, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More

21 mins ago

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

18 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

18 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

18 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

21 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

22 hours ago