Keuangan

Platform e-KYC Bantu OJK Cegah Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus melakukan percepatan digitalisasi dalam fungsi pengawasan dan perizinan terintegrasi berbasis teknologi informasi.

Saat ini, OJK memiliki 10 area prioritas dalam rangka optimalisasi pengawasan sistem tata kelola, kepatuhan, dan pelaporan berbasis teknologi atau dikenal dengan supervisory technology (Suptech) dan regulatory technology (Regtech).

Salah satu fokus OJK dari sisi Regtech adalah membangun platform electronic know your customer (e-KYC) atau pengenalan pelanggan secara elektronik atau digital yang melibatkan sistem tanpa melibatkan kontak fisik.

Deputi Komisioner OJK Institut dan Keuangan Digital, Imansyah mengatakan melalui data-data yang terkumpul melalui e-KYC dapat digunakan untuk pencegahan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme.

“Kalau kita bicara teknologi, dengan e-KYC kita punya juga data KTP misalnya maka bisa kita manfaatkan sumber-sumber data itu supaya tidak perlu lagi uji KYC secara fisik dalam konteks APPT (Anti Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme),” ujarnya Kamis, 31 Maret 2022.

Selain itu, platform e-KYC juga dapat mengaklerasi keuangan digital. Namun, tantangannya adalah tidak semua lembaga jasa keuangan dapat membangun platform e-KYC sendiri dikarenakan kemampuan teknologi informasi yang terbatas. Oleh karena itu perlu adanya kolaborasi antar IJK.

“Beberapa perusahaan P2P juga sudah menggunakan atau berkolaborasi dengan berberapa plstform e-KYC,” ungkap Imansyah.

Selain e-KYC, prioritas regtech OJK yang lain di antaranya, e-regulatory compliance, fraud detection, e-risk management, dan e-reporting. sisi Suptech lima area prioritas OJK yaitu data analitycs, text report mining, customer support technology, blockchain e-license dan e-reporting. (*) Dicky F. Maulana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Presiden Prabowo Kunjungan Kenegaraan ke Jepang, Bahas Investasi hingga Energi

Poin Penting Presiden Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Jepang untuk memperkuat hubungan bilateral. Pertemuan dengan… Read More

54 mins ago

Transaksi SPKLU PLN Pecah Rekor, Tembus 18.088 Kali saat Musim Mudik Lebaran 2026

Poin Penting Transaksi SPKLU PLN mencetak rekor 18.088 kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H,… Read More

2 hours ago

Indeks Infobank15 Turun Tipis, Pergerakan Saham Bank Masih Variatif

Poin Penting IHSG turun 0,94% dan seluruh indeks utama kompak melemah. Indeks INFOBANK15 terkoreksi 1,87%… Read More

4 hours ago

Berikut 5 Saham Pemicu Melemahnya IHSG Sepekan

Poin Penting IHSG turun 0,14% dan kapitalisasi pasar BEI melemah ke Rp12.516 triliun. BBNI, EMAS,… Read More

4 hours ago

IHSG Pekan Ini Ditutup Turun 0,14 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.516 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,14% ke level 7.097,05 sepanjang pekan 25-27 Maret 2026. Kapitalisasi pasar… Read More

4 hours ago

Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141 Triliun hingga Februari 2026

Poin Penting Qlola by BRI mencatat volume transaksi Rp2.141,37 triliun hingga Februari 2026, dengan pengguna… Read More

7 hours ago