Jakarta – Terkait dengan rencana penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) perusahaan e-commerce Blibli.com, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beri penjelasan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi, mengatakan bahwa pernyataan pendaftaran tersebut sempat ditunda yang dikarenakan oleh faktor situasi dan kondisi.
“Mengenai Blibli ini memang sudah masuk dalam pernyataan pendaftaran sudah cukup lama dan mungkin karena melihat situasi kondisi sempat itu ditunda untuk IPOnya,” ucap Inarno dalam Konferensi Pers RDKB September di Jakarta, 3 Oktober 2022.
Ia juga menyampaikan bahwa Blibli beberapa waktu lalu sempat terlihat kembali memasukkan pernyataan pendaftarannya. “Namun melihat beberapa waktu yang lalu kelihatannya memasukkan lagi,” imbuhnya
Terkait dengan berapa besaran dan harga IPO dari Blibli tersebut, Inarno belum dapat memberikan jawaban karena harus menunggu dari proses book buildingnya itu sendiri.
“Jadi kita ngga bisa menentukan berapa besarnya, berapa harganya, itu tergantung dari book building. Bahwasannya itu sangat-sangat tergantung dari external factor,” ucap Inarno. (*) Khoirifa
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More