DYAN Optimistis Pendapatan 2024 Tumbuh 15 Persen, Ini Alasannya

Jakarta – PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) atau Dyandra sebagai emiten yang bergerak di industri Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition (MICE) optimistis pertumbuhan pendapatan Perseroan masih mampu tumbuh sampai 15 persen hingga akhir tahun 2024.

Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, mengatakan bahwa semester II-2024 ini akan menjadi momentum penting bagi Dyandra yang diikuti dengan semakin tingginya pemintaan pasar industri MICE.

Pada tahun ini Dyandra telah terlibat dalam beberapa kegiatan, antara lain Pope Francis Apostolic Journey, The 24th ASEAN Energy Business Forum (AEBF-24) dan deretan event lainnya akan semakin memperkuat kapabilitas perseroan dalam menyelenggarakan acara berskala besar dan internasional serta relevan bagi semua segmentasi pasar.

“Kami juga memperluas portofolio dalam menciptakan IP event baru sehingga menciptakan business sustainability. Dengan berbagai inisiatif, peluang baru, dan kepercayaan dari stakeholder, kami optimistis target pertumbuhan pendapatan perseroan dapat meningkat sampai 15 persen di akhir tahun 2024,” ucap Daswar dalam keterangan resmi dikutip pada Senin, 7 Oktober 2024.

Baca juga: Di CAEXPO 2024, Indonesia Catat Transaksi hingga Rp479 Miliar

Selain itu, pada pekan ini Dyandra akan menyelenggarakan tiga event bertaraf nasional dan internasional, antara lain AEBF-24 pada 25-27 September 2024, lalu Halal Indonesia International Industry Expo 2024 (Halal Indo 2024) pada 26-29 September 2024, dan KICKFEST Malang pada 27-29 September 2024.

Sementara, melalui bisnis unit Dyandra Global Edutainment bakal menyelenggarakan tiga konser musik pada kuartal IV-2024 ini, antara lain 2024 WayV Concert in Jakarta, 5 Oktober 2024, BoA: One’s Own in Jakarta, 26 Oktober 2024, dan 2024 CHANYEOL Live Tour, 7 Desember 2024.

Bukukan Laba Rp85 M

Adapun DYAN pada semester I-2024 berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp781 miliar, dengan laba bersih tercatat sebesar Rp85 miliar, di mana pendapatan DYAN pada periode tersebut meningkat 36 persen year on year (yoy) dibandingkan pendapatan pada semester I-2023 sebesar Rp576 miliar.

Baca juga: RUPSLB Bank Raya Sepakati Buyback Saham dan Angkat Komisaris Baru

Kontribusi terbesar pendapatan DYAN berasal dari segmen Penyelenggara Event atau pameran, yakni PT Dyandra Promosindo beserta anak usahanya sebesar 79 persen atau senilai Rp619 miliar.

Lalu kontribusi terbesar kedua sebanyak 16 persen atau senilai Rp123 miliar dari segmen Ruang Konvensi dan Pameran, sisanya berasal dari segmen Hotel sebesar 3 persen, dan segmen Pendukung Acara sebesar 2 persen. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUMapan, produkasuransi jiwa tradisional dengan Manfaat Dana Mapan… Read More

3 mins ago

Cara Lapor Pajak di Coretax untuk SPT 2025, Ini Panduan Lengkapnya

Poin Penting Cara lapor pajak di Coretax lebih praktis dengan fitur prepopulated, tetapi tetap membutuhkan… Read More

21 mins ago

Gubernur Tegaskan Pembayaran Gaji ASN via Bank Jambi Tetap Aman

Poin Penting Gubernur Jambi memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayar meski Bank Jambi mengalami… Read More

38 mins ago

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Raja Yordania, Ini Rinciannya

Poin Penting Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II membahas upaya mendorong perdamaian Gaza dan stabilitas… Read More

1 hour ago

Belum Ada Putusan Tunda Impor Pikap India, Agrinas Tunggu Arahan Pemerintah

Poin Penting Hingga kini belum ada keputusan resmi untuk menunda impor pikap India sebanyak 105… Read More

1 hour ago

OJK: Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 T Pacu Kredit Tumbuh hingga 12 Persen

Poin Penting Pemerintah memperpanjang tenor penempatan dana Rp200 triliun di Himbara hingga September 2026, sebelumnya… Read More

2 hours ago