Duta Pertiwi Nusantara Bagi Dividen Rp5/Saham

Jakarta–PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) bakal membagikan dividen sebesar Rp1,66 miliar kepada pemegang saham.

Direktur Utama DPNS, Siang Hadi Wijaja, mengatakan rencana pembagian dividen tersebut telah disetujui sepenuhnya oleh pemegang saham perusahaan.

“Adapun dividen per saham yang telah disepakati Rp5 per saham. Kalau pay ot ratio dividen nya itu sekitar belasan persen dari laba bersih yang diperoleh perseroan di 2015,” kata Hadi, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Kamis kemarin.

Selain dividen, laba bersih juga akan dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya, untuk laba ditahan, dalam memperkuat permodalan DPNS.

Sebagai informasi, pendapatan perseroan pada tahun 2015 mencapai Rp118,48 miliar atau turun jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan pada tahun sebelumnya mencapai Rp132,78 miliar.

“Hal itu disebabkan oleh penurunannya permintaan volume glue dan adanya penyesuaian penurunan harga jual,” akunya. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

4 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

5 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

5 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

5 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

6 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

6 hours ago