Keuangan

Dukung UMKM ‘Naik Kelas’, ACC Salurkan Dana Bergulir untuk Modal Usaha

Jakarta – Astra Credit Companies (ACC) menyalurkan modal usaha untuk UMKM binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kegiatan penyaluran dana usaha UMKM ini merupakan salah satu inisiatif dalam Pilar Kewirausahaan Corporate Social Responsibility (CSR) ACC untuk mendukung pengembangan UMKM di Indonesia.

“Kami berkolaborasi dengan YDBA yang fokus pada pembinaan UMKM sehingga dana usaha yang kami salurkan tepat sasaran sehingga dapat membantu meningkatkan usaha UMKM,” kata Chief Human Capital Officer ACC Matilda Esther, dikutip Jumat, 20 September 2024.

Ketua Pengurus YDBA Rahmat Samulo mengatakan, Astra melalui YDBA menjalankan pembinaan UMKM  yang bukan sekedar pelatihan lalu pergi, namun Astra melalui YDBA memberikan pendampingan yang intens dengan mendirikan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) sebagai cabang YDBA di daerah yang memiliki peran untuk membina UMKM di lokasi didirikannya LPB. 

Baca juga : ACC Dukung Program Keberlanjutan di Hari Pelanggan Nasional 2024

Samulo menambahkan, fasilitasi pembiayaan ini menjadi salah satu program pembinaan yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan bisnis UMKM, sehingga UMKM bisa naik kelas. Ke depan Samulo juga berharap program ini dapat berjalan sustain dan bisa mengakomodir lebih banyak lagi UMKM yang menerima manfaatnya. 

ACC menyalurkan dana usaha sebesar 100 juta rupiah untuk 20 UMKM binaan YDBA dengan sistem dana bergulir. Dana bergulir merupakan dana yang dipinjamkan tanpa bunga sebagai modal usaha bagi UMKM selama jangka waktu 12 bulan yang kemudian akan digulirkan untuk disalurkan kembali kepada UMKM lainnya ketika masa peminjaman selesai.

UMKM penerima dana usaha dari ACC merupakan UMKM binaan yang aktif mengikuti program YDBA namun belum mendapatkan fasilitas pembiayaan dari YDBA. 20 UMKM penerima dana bergulir ini juga memiliki usaha kuliner yang sudah berjalan minimal 1 tahun dengan pelaku usahanya adalah seorang perempuan.

Baca juga : DPLK Pertalife Luncurkan Virtual Account dan Kartu Digital, Ini Manfaatnya

Setelah pelaksanaan seremoni simbolis penyerahan dana usaha untuk UMKM, ACC dan YDBA juga menyelenggarakan mini talkshow bertajuk “Pentingnya Kolaborasi dalam Mendukung Pembiayaan UMKM”. 

Narasumber pada mini talkshow ini adalah EVP Corporate Communication & ESR ACC Riadi Prasodjo, Sekretaris Pengurus YDBA Ema Poedjiwati Prasetio dan perwakilan UMKM Kuliner binaan YDBA, Irene Helviani.

Mini talkshow ini mengupas tentang seluk beluk program kolaborasi ACC dengan YDBA dalam hal penyaluran dana bergulir untuk UMKM. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

7 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

7 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

10 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

13 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

18 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

18 hours ago