Ilustrasi: Kantor PT Bank QNB Indonesia Tbk.
Poin Penting
Jakarta – PT Bank QNB Indonesia Tbk memberikan fasilitas green term loan sebesar Rp300 miliar kepada PT CSM Corporatama (Indorent), anak perusahaan dari PT Indomobil Multi Jasa Tbk, yang termasuk dalam Indomobil Group.
Fasilitas pinjaman tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan Bank QNB Indonesia sebagai upaya mendukung transisi energi dan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Harry Pramono, Direktur Utama Indorent mengatakan fasilitas green financing dari Bank QNB Indonesia akan digunakan untuk pengadaan kendaraan listrik ke dalam armada perseroan. Ini selaras dengan prinsip ESG dan kriteria green project yang telah diakui.
Baca juga: Intip Strategi Bank QNB Indonesia Jaga Pertumbuhan Bisnis
“Dengan meningkatkan porsi kendaraan rendah emisi, kami mempunyai tujuan untuk menyediakan solusi mobilitas yang efisien dan andal bagi klien korporasi sekaligus mendukung tujuan nasional dalam pengurangan emisi karbon dan transisi energi,” jelas Harry dikutip 21 November 2025.
Bisnis rental Indorent menyediakan layanan penyewaan kendaraan jangka pendek dan jangka panjang, outsourcing armada, serta solusi manajemen transportasi bagi klien korporasi dan institusi di seluruh Indonesia.
Dengan armada yang terus berkembang dan kini berjumlah lebih dari 32.000 unit, mencakup mobil penumpang, kendaraan komersial, hingga unit khusus, bisnis rental Indorent mendukung berbagai kebutuhan mobilitas perusahaan secara nasional.
Baca juga: CIMB Niaga Rilis Platform Keberlanjutan GreenBizReady, Intip Fitur dan Manfaatnya
Sementara bagi Bank QNB Indonesia kerja sama dengan Indorent merupakan wujud pengembangan pada bisnis Corporate & Institutional Banking (CIB) yang kini menjadi fokus perseroan.
Adapun fokus dari bisnis CIB sendiri terus berupaya mempererat hubungan dengan korporasi besar dan konglomerasi, memperluas cakupan ekosistem, serta mempercepat pertumbuhan dan profitabilitas melalui transformasi digital untuk meningkatkan proyeksi likuiditas. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More