Perbankan

Dukung Transaksi Nirkontak, Bank Mega Rilis Mega Metro Card

Jakarta — PT Bank Mega Tbk berupaya terus mendorong transaksi nontunai untuk turut mendukung masyarakat dan pemerintah memerangi pandemi Covid-19. Lewat lini bisnis kartunya, perseroan merilis Mega Metro Card yang diyakini dapat mendukung transaksi nontunai secara aman karena bisa dilakukan tanpa kontak.

“Perkembangan itu transaksi nontunai. Juga biar lebih aman dan nyaman,” tutur Direktur Konsumer Bank Mega Diza Larentie di Jakarta, Kamis (24/6/2021). 

Mega Metro Card juga telah dilengkapi dengan teknologi terkini yaitu fitur contactless atau nirkontak dalam bertransaksi, sehingga memberikan kemudahan dan tambahan pilihan cara pembayaran kepada Nasabah.

Adapun pada hari ini (25/6/2021), Bank Mega bekerja sama dengan Metro Department Store dan Visa melakukan launching Mega Metro Card yang kini dihadirkan bagi masyarakat untuk menjadi lifestyle shopping credit card. Peluncuran tersebut dilakukan di gerai Metro Department Store Plaza Senayan, Jakarta oleh Direktur Konsumer Bank Mega Diza Larentie, Chief Commercial Officer Metro Department Store Boon Teoh dan Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman.

Di sela peluncuran kartu kredit tersebut, Direktur Konsumer Bank Mega Diza Larentie juga mengatakan, bahwa melalui kerja sama dengan Metro Department Store dan Visa, Bank Mega dapat menjangkau pelanggan Metro Department Store yang belum memiliki Mega Metro Card, sehingga pelanggan Metro Department Store tersebut juga berkesempatan menikmati unique selling proposition dan privilege berupa diskon sepanjang massa di perusahaan ritel CT Corp. 

“Ditambah lagi dengan kehadiran Visa yang berpengalaman dan memiliki jaringan global dengan lebih dari 70 juta merchants di seluruh dunia, menjadikan Mega Metro Card dapat diandalkan dalam memenuhi kebutuhan para pemegang kartu,” tukasnya. 

Selain itu, lanjutnya, Mega Metro Card hadir dengan desain kartu baru yang lebih fresh, elegan serta benefit kartu yang lebih beragam dan semakin bernilai untuk konsumen. Sesuai dengan peruntukannya, kartu ini didesain untuk melengkapi gaya hidup para pemegang kartu kredit dengan berbelanja di gerai Metro Departement Store. 

“Mega Metro Card menjadi semakin menarik karena menawarkan jumlah Mega poin yang lebih besar dibandingkan dengan yang terdahulu, dimana pemegang kartu akan mendapatkan 50 Mega poin untuk setiap pembelanjaan kelipatan Rp10.000,- dan poin-poin ini dapat ditransaksikan untuk berbelanja di Metro Department Store dan jaringan ritel CT Corp lainnya,” jelas Diza lagi.

Selama periode launching yaitu 25 Juni 2021 hingga 11 Juli 2021, khusus pemegang kartu kredit Mega Metro Card yang bertransaksi di Metro Department Store akan mendapatkan benefit spesial yaitu Diskon hingga 50% + 10% + Voucher hingga Rp2.000.000,00. Tidak hanya itu, lebih dari 45 brand di Metro Department Store turut meramaikan launching dengan memberikan harga spesial dan hadiah tambahan khusus konsumen yang bertransaksi menggunakan Mega Metro Card selama periode launching.

“Untuk pengajuan Mega Metro Card sangatlah mudah. Apabila konsumen sedang berada di Metro Department Store, maka staff Metro ataupun Bank Mega yang berada di store Metro dapat langsung membantu konsumen untuk pengajuan kartu kredit tsb. Jika konsumen sedang berada di rumah atau tidak berada di sekitaran store Metro, konsumen dapat langsung mengajukan Mega Metro Card dari applikasi Metro Department Store. Kemudahan bagi konsumen untuk dapat mengajukan kartu kredit dari mana saja dan kapan saja,” papar Diza.

Sementara itu, Boon Teoh, Chief Commercial Officer Metro Department Store menambahkan, Mega Metro Card adalah merupakan sebuah kunci jawaban untuk semua smart shopper khususnya para pelanggan setiap METRO Department Store. 

“Dengan kartu kredit Mega Metro Visa Shopping Card customer bisa mendapatkan diskon 10% atau Cicilan 0% selama 6 bulan untuk brand-brand dan produk-produk ternama dan berkualitas yang senantiasa dihadirkan oleh Metro Department Store mulai dari Fashion, Kosmetik hingga kebutuhan produk Home & Living. Tidak hanya itu, kartu kredit ini juga akan memberikan Anda exclusive offers atau promo-promo eksklusive menarik lainnya yang hanya Anda bisa dapatkan di Metro,” ucapnya.

Sedangkan Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman menekankan pembayaran contactless atau cukup dengan me-tap kartu telah menjadi salah satu cara teraman dan paling efisien untuk membayar secara langsung di kasir. Lebih dari 50% transaksi Visa di Asia Pasifik sekarang dilakukan dengan me-tap kartu, dan di Indonesia, survei terbaru kami mengatakan bahwa 69% masyarakat Indonesia mengatakan bahwa mereka sekarang membawa lebih sedikit uang tunai dibanding sebelumnya dan lebih sering menggunakan pembayaran contactless. 

“Jadi, masih ada peluang besar di depan untuk Visa berkolaborasi dengan para klien dan merchants untuk mewujudkan potensi pertumbuhan ini. Kami dengan senang hati mendukung re-launch Kartu Mega Metro yang sekarang berteknologi contactless Visa, yang akan memastikan pengalaman berbelanja yang lebih aman, lancar, dan nyaman bagi pemegang kartu, di berbagai belahan dunia,” cakapnya. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Konsumsi Diproyeksi Pulih 2026, Bank Mandiri Ungkap Faktor Pendorongnya

Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More

34 mins ago

OJK Ungkap Perkembangan Spin Off UUS Perusahaan Multifinance

Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More

56 mins ago

Cek Rekening! BRI Cairkan Dividen Interim Rp20,6 Triliun Hari Ini

Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More

1 hour ago

Kasus “Sritex” Yuddy Renaldi dan Direksi BPD, Ketika Prosedur Dikriminalisasi, Bankir “Diberangus”

Oleh Tim Infobank KASUS yang menjerat Yuddy Renaldi, Direktur Utama (Dirut) Bank BJB di Pengadilan… Read More

2 hours ago

OJK Terbitkan Aturan Penilaian Tingkat Kesehatan Sektor PPDP, Ini Poin-poinnya

Poin Penting OJK terbitkan POJK 33/2025 untuk menyempurnakan kerangka penilaian tingkat kesehatan sektor perasuransian, penjaminan,… Read More

3 hours ago

IASC Selamatkan Dana Korban Scam Rp402,5 Miliar hingga Akhir 2025

Poin Penting IASC menerima 411.055 laporan scam dengan total kerugian Rp9 triliun dan berhasil menyelamatkan… Read More

3 hours ago