Keuangan

Dukung Target Pemerintah, Askrindo Siap Maksimalkan Penjaminan KUR di 2023

Jakarta – Askrindo sepanjang tahun 2022 telah menyerap penjaminan KUR sebesar Rp164 triliun, atau mencapai 104% dari target dengan jumlah 4,8 juta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di tahun 2023 Askrindo optimis dapat menjamin KUR dari total KUR yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp450 triliun.

Askrindo sebagai Perusahaan Penjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ditugaskan oleh Pemerintah berperan memudahkan akses permodalan dalam pengajuan kredit perbankan. Kemudahan akses permodalan pelaku UMKM untuk menjalankan atau meningkatkan usahanya sangat diperlukan mengingat perannya sangat besar dalam kontribusi pemulihan ekonomi nasional.

Erwan Djoko Hermawan Direktur Operasional Askrindo mengatakan, pencapaian ini adalah bagian dari keyakinan atas perekonomian nasional yang semakin membaik, khususnya di sektor UMKM. Askrindo memberikan perhatian yang lebih pada saat masa Covid-19 dengan harapan seluruh UMKM dapat bertahan dan bangkit kembali sesuai dengan harapan Pemerintah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program ini, Askrindo optimis dan mendukung Pemerintah dalam program penyaluran KUR tahun 2023 sebesar Rp450 Triliun. Dalam rangka memperlancar program tersebut, Askrindo mengantisipasi dengan melaksanakan transformasi termasuk di dalamnya peningkatan dan optimalisasi layanan KUR melalui penyempurnaan proses dan digitalisasi,” ujar Erwan, Kamis, 16 februari 2023.

UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Maka Askrindo memperkuat layanan di 59 Kantor Cabang dan 6 Kantor Unit Pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia untuk mendukung penjaminan penyaluran KUR di seluruh pelosok.

Adapun segmentasi KUR yang dijamin oleh Askrindo saat ini adalah perdagangan sebesar 42,2%, pertanian & kehutanan 33,1%, jasa dan sector lainnya 11,8%, industri kecil 8,3%, penyediaan akomodasi 2,8%, perikanan dan kelautan 1,6% dan konstruksi 0,2% dengan total penyaluran KUR sebesar Rp616,11 triliun dengan 18,3 juta debitur serta penyaluran PEN sebesar Rp25,4 Triliun dengan 40,9 ribu debitur.

Dengan adanya Permenko No.1, No.2, dan No.3 Tahun 2023 yang mengharapkan debitur KUR dapat naik kelas, maka Askrindo tetap memberikan dukungan melalui Asuransi Kredit Kecil Produktif. Selaras dengan pengembangan penjaminan UMKM ini Askrindo melaksanakan kegiatan yang sifatnya edukasi dan literasi melalui program pendampingan dan pembinaan para pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

“Kecuali memperkuat penjaminan UMKM Askrindo saat ini juga meningkatkan pelayanan dalam Asuransi Kredit Menengah, Asuransi Umum, Suretyship, Kontra Bank Garansi, Asuransi Kredit Perdagangan untuk mendukung peningkatan perekonomian secara luas”, jelas Erwan. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Recent Posts

Bukan Gaji, Ini 5 Faktor yang Bikin Pekerja Indonesia Paling Bahagia

Poin Penting Indonesia jadi negara dengan pekerja paling bahagia di Asia Pasifik, dengan 82 persen… Read More

5 mins ago

Gozco Capital Agresif Tambah Saham BBYB, Kepemilikan Jadi 10,53 Persen

Poin Penting PT Gozco Capital membeli 164 juta saham Bank Neo Commerce senilai Rp59,7 miliar,… Read More

34 mins ago

Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Prapenjualan Rp10,04 Triliun, Lampaui Target 2025

Poin Penting BSDE membukukan prapenjualan Rp10,04 triliun pada 2025, tumbuh 3 persen yoy dan melampaui… Read More

2 hours ago

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

2 hours ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

3 hours ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

3 hours ago