PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menggelar program Waste Management di Bank Sampah Emas 06 di Kelurahan KebonJeruk, Jakarta Barat. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menjalankan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dengan menggelar Waste Management Program di Bank Sampah Emas 06, Kelurahan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Program tersebut sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Sebagai bagian dari program tersebut, Tugu Insurance memberikan bantuan berupa alat pencacah sampah, renovasi fasilitas bank sampah, serta 100 kotak sampah untuk dibagikan ke 100 rumah di lingkungan sekitar.
Baca juga: Tugu Insurance Sebut Pendapatan Premi Bruto akan Naik hingga Rp100 Miliar di Akhir Tahun
Presiden Direktur Tugu Insurance, Tatang Nurhidayat menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, yang dikenal dengan nama Bakti Tugu.
Program tersebut menjadi langkah nyata perusahaan dalam menangani masalah sampah dan mendukung pengelolaan linkungan yang lebih baik.
“Tugu Insurance, melalui program Bakti Lingkungan Hidup, berupaya mengatasi tantangan perubahan iklim dan dampaknya. Dengan Waste Management Program ini, kami ingin mendorong pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sambil melibatkan peran aktif masyarakat,“ jelas Tatang.
Baca juga: Tugu Insurance Cetak Laba Rp552 Miliar, Siap Spin-Off Syariah pada 2025
Selain memberikan bantuan fisik, Tugu Insurance juga mengadakan pelatihan dan edukasi kepada warga RW 06 Kelurahan Kebon Jeruk tentang pengelolaan sampah rumah tangga menggunakan teknik biopori.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan keterampilan warga dalam memanfaatkan sampah organik untuk mendukung lingkungan yang lebih sehat dan lestari. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More