Langkah ini diharapkan dapat memberikan layanan nasabah terutama yang memiliki kebutuhan akan instrument investasi. Dwitya Putra
Jakarta–Bank Pembangunan Jawa Timur (Bank Jatim) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Trimegah Securites untuk subagen penjualan obligasi ritel Indonesia (ORI) 012 di Kantor Trimegah Securities, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, 1 September 2015.
Langkah ini sebagai salah satu upaya untuk memberikan layanan nasabah terutama yang memiliki kebutuhan akan instrument investasi yang aman dan bersaing, selain itu juga sebagai bentuk persiapan diversifikasi produk
Bank Jatim untuk segment menengah dan affluent.
Direktur Utama Bank Jatim, Soeroso menyampaikan pihaknya ingin turut serta dalam mendukung program pemerintah untuk penjualan ORI yang sesuai rencana akan digunakan untuk pembangunan perekonomian, adapun ORI dipilih karena merupakan produk investasi dari pemerintah yang relatif aman untuk nasabah individu.
“Kami ingin turut serta dalam mendukung Program Pemerintah untuk penjualan ORI yang sesuai rencana akan digunakan untuk pembangunan perekonomian. Dalam hal ini kami memilih ORI sebagai produk investasi dari Pemerintah yang relatif aman untuk nasabah individu. Kerjasama ini dapat meningkatkan fee based income dari sharing fee atas penjualan ORI,” kata Soeroso dalam keterangan resminya.
Soeroso berharap dengan bekerjasama dengan Trimegah Securities, Bank Jatim dapat lebih mengembangkan potensi bisnis yang selama ini belum tergarap dan memiliki potensi yang cukup besar.
Untuk fase start up, Bank Jatim berencana untuk membuka layanan outlet penjualan ORI pada cabang di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Malang & Jakarta.
Namun untuk layanan informasi dapat dilayani diseluruh Cabang bankjatim dengan Treasury Marketing Staff (TMS) sebagai ujung tombak penjualan. (*)
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More
Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More
Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More
Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More
Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More