News Update

Dukung Perluasan Pasar, BCA Jadi Mitra Distribusi SBSN ST-003

Jakarta — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berkomitmen untuk turut mendukung penjualan perdana atas Sukuk Tabungan seri ST-003 yang merupakan 1 dari 10 instrumen Surat Berharga Negara (SBN). Komitmen tersebut terwujud dengan menjadi Mitra Distribusi bersama 12 Mitra Distribusi lainnya

Setelah sebelumnya (10/01) berpartisipasi menjadi Mitra Distribusi pada penerbitan SBR005, kali ini BCA kembali dipercaya untuk menjadi Mitra Distribusi penerbitan ST-003. Hadir dalam peluncuran dan penjualan perdana ST-003, Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan Dwi Irianti Hadiningdyah beserta manajemen Mitra Distribusi BCA dan Mitra Distribusi lainnya di Jakarta, Jumat (01/02).

Pada kesempatan lain Executive Vice President Wealth Management Eva Sumampouw menyatakan komitmen BCA untuk kembali menjadi Mitra Distribusi yang dipercaya membantu Pemerintah.

“BCA berkomitmen untuk mendukung Pemerintah dalam menerbitkan Sukuk Tabungan seri terbaru, yakni ST-003 secara online. Komitmen ini pun kami bangun dalam rangka mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan,” kata Eva melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa 19 Februari 2019.

Sukuk Tabungan adalah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) yang merupakan tabungan investasi orang perseorangan Warga Negara Indonesia yang ditawarkan dalam mata uang Rupiah melalui Mitra Distribusi yang diterbitkan tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan dan dialihkan.

Baca juga: Penerbitan Sukuk Tabungan Laris Capai Rp2,58 Triliun

“Kami melihat bahwa ketersediaan jenis instrumen investasi syariah oleh Pemerintah ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, utamanya generasi anak muda. Selain untuk mendisiplinkan habit anak muda untuk berinvestasi, manfaat lain yang ditawarkan seperti dari sisi keamanan dan imbalan atau kupon yang kompetitif ,” tambah Eva.

Bagi nasabah BCA dan investor yang ingin membeli ST-003 dapat menggunakan KlikBCA Individu, serta membuat rekening surat berharga melalui Kantor BCA terdekat yakni seluruh Kantor Cabang Utama (KCU) atau Kantor Cabang Pembantu (KCP) BCA tertentu. Penawaran produk ini dibuka pada 1 hingga 20 Februari 2019. Nominal pemesanan ST-003 cukup terjangkau dimulai dari Rp1 juta dan jenis imbalan atau kupon mengambang (floating with floor) dengan tingkat imbalan atau kupon minimal 8,15% p.a.

“Selain diuntungkan dari sisi keamanan, para calon investor juga mendapat manfaat lainnya seperti pada saat diterbitkan di Pasar Perdana, Imbalan atau kupon ST-003 ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata – rata tingkat bunga deposito bank BUMN dan adanya penyesuaian imbalan atau kupon secara periodik. BCA berharap bahwa masyarakat dapat menggunakan kesempatan ini untuk berinvestasi di ST-003 dan turut mendorong anak muda jaman now untuk membangun habit berinvestasi,” tutup Eva. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BNI Dorong Nasabah Kelola Keuangan Ramadan Lewat Fitur Insight di wondr

Poin Penting BNI dorong nasabah kelola pengeluaran Ramadan lewat fitur Insight di aplikasi wondr by… Read More

25 mins ago

SIG Gandeng Taiheiyo Cement Garap Bisnis Stabilisasi Tanah

Poin Penting SIG dan Taiheiyo Cement bekerja sama mengembangkan bisnis soil stabilization di Indonesia. Teknologi… Read More

31 mins ago

Bank Saqu Ingatkan Nasabah Waspada Penipuan Digital Jelang Idulfitri

Poin Penting Bank Saqu meluncurkan kampanye edukasi “Awas Hantu Cyber” untuk meningkatkan kewaspadaan nasabah dari… Read More

39 mins ago

Jelang Idul Fitri 1447 H, BSN Bagikan Ratusan Sembako

BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More

7 hours ago

Bank Mandiri Taspen Turut Serta Lepas Mudik Bersama Keluarga Besar Kemenko Kumham Imipas

Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More

7 hours ago

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

11 hours ago