Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui BCA Learning Service menggelar lndonesia Knowledge Forum (IKF) VI pada 3 – 4 Oktober 2017. Forum tersebut merupakan bagian dari komitmen BCA dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lndonesia.
Komisaris BCA Cyrillus Harinowo mengatakan, pagelaran lndonesia Knowledge Forum 2017 yang mengambil tema “Moving Our Nation to the Next Level” ini sebagai wadah One Stop Knowledge Solution bagi setiap pelaku bisnis yang membutuhkan strategi digital untuk diterapkan dalam organisasinya.
“IKF VI 2017 ini diharapkan mampu menjadi wadah berbagi inspirasi seputar bisnis ekonomi digital demi kemajuan dunia usaha dan masyarakat Indonesia,” ujar Cyrillus di Jakarta, Selasa, 3 Oktober 2017.
Dirinya, mencermati perkembangan perusahaan rintisan seperti startup ini, belakangan tengah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Oleh sebab itu, melihat hal tersebut, perseroan ingin memfasilitasi pertukaran ide, inovasi, dan kreativitas dalam memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini untuk menjadi entrepreneur.
“Gelaran ini juga adalah bagian upaya kami melalui BCA Learning Service untuk memberikan nilai tambah bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran yang memadai dari narasumber-narasumber yang mumpuni dari sisi pengetahuan dan pengalaman,” ucap Cyrlllus.
Dalam acara lKF VI 2017 inu juga menghadirkan serangkaian expo dan exhibition yang diikuti oleh 35 perusahaan startup dan penyedia pengetahuan teknologi terpilih yang diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pengetahuan baru bagi perkembangan dunia usaha masyarakat Indonesia. (*)
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More