CSR

Dukung Pendidikan dan Mental Anak, Cinépolis Gelar Nonton Bareng Film di Bioskop

Jakarta – Jaringan bioskop global asal Meksiko, Cinépolis Cinemas memberikan pengalaman menonton film di bioskop kepada anak-anak Indonesia. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pendidikan dan mental anak.

CEO Cinépolis Billard Pablo mengatakan, program ‘Let’s Go To Cinépolis’ yang telah dilaksanakan pada 14-16 Mei 2024, dihadiri sebanyak 8.911 peserta di 55 lokasi Cinépolis tersebar di 24 kota di Indonesia.

“Program ini bertujuan untuk membangun hasil nyata bagi Cinépolis melalui aksi tanggung jawab sosial dan mendukung serta memberikan kesempatan bagi anak-anak kurang beruntung untuk merasakan waktu menonton di bioskop,” katanya, dikutip Kamis, 20 Juni 2024.

Ia mengatakan, program ‘Let’s Go To Cinépolis’ tahun ini hadir dengan inovasi yang berbeda dari tahun sebelumnya. Di mana, Cinépolis bekerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi tambahan kepada anak-anak. 

Baca juga: Nathalie Holscher Curhat Biaya Sekolah, Begini Strategi Jitu Mempersiapkan Biaya Pendidikan Anak

Selain menonton film, anak-anak juga mendapatkan penilaian yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sosial mereka. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. 

Selain itu, Cinépolis juga melakukan kolaborasi bersama DL Entertainment dan produser dari film “Pulang Tak Harus Rumah”, Liany Kawati. Film ini dipilih karena mengangkat tema keluarga yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, dengan pesan moral 

Film “Pulang Tak Harus Rumah” dipilih karena mengangkat tema keluarga yang dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, dengan pesan moral tentang pentingnya keluarga dan nilai-nilai kehidupan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak.

“Senang sekali melihat film produksi kami dipilih oleh Cinépolis untuk program CSR-nya. Ini sesuai dengan hajat kami selaku Production House (PH) untuk menebar manfaat edukatif terutama bagi anak-anak dan remaja melalui perfilman,” kata Produser film “Pulang Tak Harus Rumah”, Liany Kawati. 

Cinépolis juga bekerja sama dengan sekolah-sekolah terdekat untuk memilih dan mengundang anak-anak ke program ini, memberikan mereka kesempatan merasakan kenyamanan menonton di bioskop tanpa ada kriteria khusus yang membatasi partisipasi mereka.

Baca juga: Ini Komitmen CSR Bank Mandiri Selama 25 Tahun

Antusiasme tinggi dari sekolah dan anak-anak yang berpartisipasi menunjukkan bahwa acara ini berhasil memberikan pengalaman yang berharga dan menyenangkan. Umpan balik yang diterima sangat positif, mencerminkan suksesnya pelaksanaan program ini.

“Kami sangat bangga bisa berpartisipasi dalam program ini bersama Cinépolis. Kolaborasi ini memberikan kesempatan luar biasa bagi kami untuk menyampaikan pesan-pesan positif melalui film kepada generasi muda Indonesia,” kata perwakilan DL Entertainment. 

Nantinya, Cinépolis berencana untuk terus melanjutkan dan memperluas inisiatif CSR ini setiap tahunnya, sebagai bagian dari dedikasi mereka terhadap tanggung jawab sosial perusahaan. 

Dengan integrasi yang baik ke dalam kurikulum dan didukung dengan diskusi serta aktivitas lanjutan, program nonton bersama ini dapat menjadi alat pendidikan yang efektif. 

Secara keseluruhan, ‘Let’s Go To Cinepolis’ adalah bukti nyata dedikasi Cinépolis terhadap tanggung jawab sosial perusahaan, menunjukkan komitmen mereka untuk memberikan dampak positif pada masyarakat, terutama dalam hal pendidikan generasi muda.

Hadirnya program ini diharapkan memberikan berbagai pengaruh positif terhadap pendidikan dan kesejahteraan mental anak-anak. 

Oleh karena itu, Cinépolis berharap program ini dapat terus berlanjut di masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak pihak untuk mendukung pendidikan karakter dan pemahaman norma sosial bagi anak-anak. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pelaporan SPT 2025 Tembus 6 Juta, Ini Rincian Data dari DJP

Poin Penting Pelaporan SPT Tahunan 2025 mencapai 6.002.570 hingga 5 Maret 2026 pukul 08.00 WIB.… Read More

24 mins ago

Ini Kata Pemerintah soal Stok Pangan, BBM, dan LPG Jelang Lebaran

Poin Penting Pemerintah menjamin stok jelang Lebaran untuk pangan, BBM, dan LPG dalam kondisi aman… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Menguat 1,76 Persen ke Level 7.710, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 1,76% ke level 7.710,53 pada perdagangan 5 Maret 2026. Mayoritas… Read More

2 hours ago

Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu Terdekat untuk THR Lebaran 2026

Poin Penting Pencarian ATM pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu terdekat meningkat jelang Lebaran 2026… Read More

2 hours ago

KNEKS: Spin-Off Terlalu Cepat Berpotensi Melahirkan Bank Syariah Kecil

Poin Penting KNEKS menilai spin-off UUS yang terlalu cepat berpotensi melahirkan bank syariah kecil dengan… Read More

2 hours ago

AXA Mandiri Ajak Anak Belajar Finansial Lewat Kegiatan Interaktif

Poin Penting AXA Mandiri membagikan 100 paket sekolah dan sembako senilai Rp1 juta untuk anak… Read More

3 hours ago