News Update

Dukung Pemulihan Pasca Banjir, PTPN Group Salurkan Bantuan ke Sejumlah Daerah Terdampak

Jakarta – Holding Perkebunan Nusantara (PTPN Group) memberikan dukungan untuk pemulihan pasca banjir yang terjadi di sejumlah daerah. Melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir.

Penyaluran bantuan dilakukan di beberapa wilayah yang mengalami banjir. Salah satunya kawasan Rawa Jati, Jakarta Selatan. Adapun bantuan yang disalurkan berupa peralatan kebersihan, air mineral, hingga makanan siap konsumsi, seperti susu, mie instan, dan crackers.

Selain itu, holding BUMN perkebunan ini juga menyalurkan makanan berbuka puasa bagi warga terdampak banjir yang menjalankan ibadah puasa bulan Ramadan.

Baca juga: Lakukan Hal Ini agar Kerusakan Kendaraan akibat Banjir Ditanggung Asuransi

Menurut Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, bantuan ini wujud kepedulian perseroan terhadap kondisi masyarakat yang tengah mengalami musibah banjir. PTPN Group hadir sebagai bagian dari masyarakat dan memiliki tanggung jawab sosial, bukan hanya sebagai entitas bisnis.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga terdampak dan membantu mereka untuk segera pulih serta bangkit kembali setelah bencana,” kata Ghani, dalam keterangan resmi, Senin, 10 Maret 2025.

Ghani juga menegaskan, di kondisi bencana seperti ini, kerja sama dan kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama dalam upaya pemulihan. PTPN berkomitmen untuk terus mendukung masyarakat melalui berbagai program sosial yang berdampak langsung.

Tidak hanya di Rawa Jati, PTPN Group melalui anak usahanya juga menyalurkan bantuan serupa di berabgai daerah. Contohnya PTPN I menyalurkan bantuan di daerah Pancoran, Jakarta Selatan. Sedangkan anak usaha PTPN Group lainnya menyalurkan bantuan di berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Simak! PLN Bagikan Tips Gunakan Listrik Aman Saat Banjir

Penyaluran ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan PTPN Group dalam merespons berbagai situasi darurat yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kami menyadari bahwa dampak banjir tidak hanya berupa kerugian material, tetapi juga dapat mempengaruhi kondisi psikososial warga. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya menghadirkan bantuan yang tidak hanya bersifat material, tetapi juga mendukung pemulihan mental dan sosial bagi masyarakat terdampak,” jelas Ghani. (*) Ari Astriawan

Galih Pratama

Recent Posts

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

32 mins ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

41 mins ago

Dilantik jadi Wamenkeu, Juda Agung Ungkap Arahan Prabowo

Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More

1 hour ago

APPI Beberkan Dampak Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only

Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Targetkan Kredit 2026 Tetap di Atas Rata-Rata Industri

Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More

1 hour ago

CEO Infobank: Jual Beli Kendaraan STNK Only Ilegal dan Berisiko Pidana

Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More

1 hour ago