Categories: Perbankan

Dukung Pembayaran Tol, BTN Siapkan e-Money

Dalam memenuhi kebutuhan para nasabah dan masyarakat untuk pembayaran nontunai jalan tol, BTN siap merilis e-money. Paulus Yoga

Jakarta–PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersiap menerbitkan produk uang elektronik atau e-money (Prepaid BTN) dalam rangka mendukung pengembangan pembayaran jalan tol secara nontunai.

“Kami ingin memanjakan nasabah BTN seperti halnya sudah berjalan selama ini dalam pembayaran tol dengan menggunakan e toll. Saat ini dengan Prepaid BTN nasabah akan dapat menikmati fasilitas e toll tersebut,” ucap Direktur Utama BTN, Maryono dalam siaran pers di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2015.

BTN sendiri bersama tiga bank BUMN lainnya, BRI, Bank Mandiri dan BNI dipercaya untuk menyediakan instrumen dan infrastruktur pembayaran jalan tol Jasa Marga secara nontunai. Sebelumnya, fasilitas ini dipegang secara eksklusif hanya oleh Bank Mandiri.

“Kami menyambut positif layanan pembayaran jalan tol, untuk itu kami rencanakan meluncurkan produk kartu Prepaid BTN yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan pembayaran tol,” tukas Maryono.

Ia menambahkan, kartu ini juga nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembayaran jasa transportasi, perpakiran maupun pembayaran di ritel merchant lainnya. Produk ini, dinilai Maryono untuk melengkapi kebutuhan masyarakat yang memang perlu dipenuhi perbankan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

19 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

1 hour ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

4 hours ago