News Update

Dukung Optimalisasi DHE, CIMB Niaga Tawarkan Solusi Keuangan bagi Eksportir

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mendukung kebijakan pemerintah terkait kewajiban penempatan 100 persen Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Sumber Daya Alam (SDA) di dalam negeri dengan jangka waktu 12 bulan.

Sebagai respons terhadap kebijakan tersebut, bank dengan kode emiten BNGA ini telah menyiapkan berbagai instrumen keuangan untuk membantu eksportir mengelola devisa mereka secara optimal dengan manfaat serta potensi imbal hasil yang kompetitif.

Direktur Treasury & Capital Market CIMB Niaga, John Simon mengatakan, kebijakan baru ini membawa tantangan sekaligus peluang bagi eksportir dalam mengelola devisa. 

CIMB Niaga sendiri menawarkan beragam solusi keuangan untuk para eksportir, mulai dari Rekening Giro Khusus DHE SDA, Deposito Valas DHE dengan tenor hingga 12 bulan, hingga instrumen investasi seperti Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI) dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI). 

Baca juga : Transaksi Makin Mudah Selama Ramadan, Ini Program Spesial dari CIMB Niaga Syariah

Selain itu CIMB Niaga juga memberikan nilai tukar yang kompetitif dan berbagai macam produk lindung nilai dalam mendukung nasabah terkait pemanfaatan DHE seperti transaksi forward dan swap.

Berbagai pilihan ini diharapkan dapat membantu eksportir dalam mengelola likuiditas secara lebih efektif, baik untuk kebutuhan operasional jangka pendek maupun investasi jangka panjang. 

Inovasi Digital dan Ekosistem Perbankan

“Kami akan terus berinovasi dan menjadi mitra strategis dengan menyediakan ekosistem perbankan bisnis yang komprehensif, didorong oleh kemampuan perbankan dalam inovasi digital dan customer centricity, dilengkapi jaringan luas di Indonesia hingga ASEAN untuk membantu mewujudkan aspirasi nasabah sekarang dan di masa depan,” jelasnya, dikutip, Jumat, 21 Maret 2025.

Baca juga : Lani Darmawan Dipercaya Lagi sebagai Presiden Direktur CIMB Niaga

Selain solusi investasi, CIMB Niaga juga memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi eksportir melalui fasilitas kredit modal kerja dalam valuta asing.

Mendukung Stabilitas Ekonomi

Langkah ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2025 serta regulasi OJK yang memungkinkan penggunaan DHE sebagai agunan tunai.

CIMB Niaga menyambut baik regulasi ini dan siap menindaklanjutinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna mendukung ekspansi bisnis eksportir secara berkelanjutan.

Baca juga: Lewat Cara Ini, CIMB Niaga Dukung Pemberdayaan Wanita di Lombok

Sebagai mitra strategis bagi dunia usaha, CIMB Niaga terus berinovasi dalam menyediakan layanan perbankan yang tidak hanya mendukung, tetapi juga memberikan manfaat optimal bagi eksportir dalam mengelola devisa hasil ekspor mereka.

“Dengan hadirnya kebijakan baru ini, diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional dengan memastikan devisa ekspor dapat dikelola secara produktif, sehingga memberikan manfaat tidak hanya bagi eksportir, tetapi juga bagi stabilitas ekonomi secara keseluruhan,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

36 mins ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

5 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

5 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

5 hours ago