Perbankan

Dukung Inisiatif Berkelanjutan, Ini Strategi Bank BTPN

Bandung – Industri perbankan tanah air sedang memberi perhatian besar terhadap upaya mewujudkan Indonesia ke jalur Net Zero Emission (NZE). Begitupun dengan Bank BTPN yang menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan untuk mendukung pemerintah mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan melalui berbagai upaya di bidang lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG).

Direktur Utama Bank BTPN Henoch Munandar mengungkapkan bahwa perseroan akan terus berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia dengan bertumbuh secara berkelanjutan. Salah satu strateginya, yakni dengan penekanan mixed portofolio.

Baca juga: BTPN Beberkan Alasan Pengguna Layanan Paylater Jenius Masih Terbatas 

“Artinya, bauran yang mendiversifikasi segmen maupun produk yang kami layani, sehingga tidak terkonsentrasi. Ini suatu tantangan bagi kami. Seperti di sisi pembiayaan konsumen. Kami masih punya peluang lebih besar. Ini pun menjadi strategi kami kedepan untuk menyeimbangkan korporasi. Tentunya menggunakan digitalisasi sebagai penunjang bisnisnya,” ujar Henoch dikutip 1 Desember 2023.

Ia menambahkan, Bank BTPN pun sudah merancang Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB). Melalui RAKB, Bank BTPN menetapkan strategi untuk mengelola dampak perubahan iklim dan mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals).

Baca juga: Dukung Prinsip Berkelanjutan, Ini yang Dilakukan Bank BTPN 

Sementara itu, Bank BTPN juga telah memperluas pendanaan portofolio hijau. Per Juni 2023, Bank BTPN telah menyalurkan kredit Rp148,71 triliun. Dari jumlah tersebut, 5 persen atau sebesar Rp14,17 triliun diarahkan untuk kegiatan bisnis yang berkelanjutan.

Rinciannya, kredit untuk Energi Terbarukan Rp1,1 triliun, Efisiensi Energi Rp443 miliar, Pengelolaan SDA Hayati dan lahan berkelanjutan Rp4,79 triliun, Transportasi Ramah Lingkungan Rp279 miliar, Properti Hijau Rp760 miliar, Produk Ecoefficient Rp240 miliar dan UMKM Rp6,54 miliar. (*) Ayu Utami

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

BNI Ingatkan Nasabah Waspada Modus Phishing Jelang Lebaran

Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More

1 hour ago

IHSG Berpotensi Kembali Melemah di Rentang 8.200-8.250

Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More

2 hours ago

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

13 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

13 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

14 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

15 hours ago