Jakarta – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) mengaku terus memperkuat sinergi antara kalangan birokrat, akademisi, dan pelaku usaha, dalam memajukan perekonomian Indonesia. Untuk itulah, kepengurusan ISEI periode 2018-2021 diisi oleh unsur dari ketiga elemen tersebut.
Ketua Umum Pengurus Pusat ISEI Perry Warjiyo yang melantik pengurus pusat ISEI periode 2018-202 meminta agar para pengurus ISEI yang baru ini untuk bisa dapat berkontribusi nyata dalam kemajuan ekonomi di berbagai bidang. Hal tersebut dilakukan melalui 4 bidang ISEI.
Pertama, ISEI berkontribusi nyata dgn memperkuat keanggotaan di pusat dan daerah sehingga dapat dimobilisasi secara konkrit dalam memberikan masukan pemikiran di bidang ekonomi. Kedua, ISEI akan berkontribusi nyata dalam perumusan kebijakan perekonomian kita.
“Adanya sinergi kalangan akademisi, birokrat, dan pelaku usaha, memungkinkan hal itu terwujud,” ujar Perry yang juga Gubernur BI, di Jakarta, Jumat, 21 September 2018.
Ketiga, ISEI akan meningkatkan kualitas akademis, publikasi riset, dan pendidikan vokasi, Kemudian, yang keempat, yakni mendorong eksistensi ISEI secara internasional. ISEI juga diharapkan dapat menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga profesi internasional.
Terlampir susunan Pengurus PP ISEI 2018-2021:
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More