Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mengumumkan penyelesaian suplai produk precast untuk proyek Rehabilitasi, Peningkatan, dan Modernisasi Jaringan Irigasi SS. Kandanghaur CS dan SS. Eretan CS.
Proyek tersebut bertujuan menciptakan jaringan irigasi yang lebih modern dan efisien di wilayah Purwakarta.
Proyek ini mencakup rehabilitasi dan modernisasi jaringan sekunder (Secondary System) pada dua kawasan perintah (Command System), yakni Kandanghaur dan Eretan.
Baca juga: WSBP Kepincut Perluas Jejak di Kawasan PIK 2, Ini Alasannya
Proyek yang berada di bawah pengelolaan PT Brantas Abipraya (Persero) ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengairan di wilayah Purwakarta.
Dalam proyek ini, WSBP menyediakan 2.000 unit produk precast Lining. Semua produk dikirim dari pabrik WSBP di Subang menggunakan trailer, memastikan pengiriman tepat waktu dan aman.
Baca juga: Waskita Beton Dapat Fasilitas Kredit Dari Bank DKI dan BRISyariah
Produk ini dirancang khusus untuk melindungi saluran irigasi dari kebocoran dan meningkatkan distribusi air ke lahan pertanian.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menyatakan bahwa keberhasilan proyek ini memperlihatkan kepercayaan terhadap WSBP dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
“Melalui produk Lining yang kami suplai, proyek ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi jaringan irigasi sehingga mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayah Purwakarta dan sekitarnya,” ucap Fandy dalam keterangan resmi, Jumat, 17 Januari 2025.
Baca juga: Waskita Beton Precast Incar Nilai Kontrak Baru Rp3,8 T di 2023
Selain meningkatkan efisiensi air, proyek ini menjadi langkah strategis WSBP untuk memperluas portofolio di sektor perairan. WSBP optimis bahwa proyek ini akan membuka peluang baru untuk mendapatkan kontrak eksternal lainnya di sektor serupa.
“Kesuksesan proyek ini menunjukkan kemampuan kami dalam menyediakan solusi infrastruktur yang tidak hanya berdaya saing dari segi kualitas tetapi juga efisiensi biaya. Kami optimis kontribusi WSBP di sektor perairan akan terus meningkat pada masa mendatang,” imbuhnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More