Perbankan

Dukung Digitalisasi Transaksi, BRI Luncurkan QRIS Tap

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus berinovasi dalam mendukung digitalisasi transaksi bagi pelaku usaha. Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah QRIS Tap, fitur pembayaran berbasis NFC yang memungkinkan pelanggan melakukan transaksi hanya dengan menempelkan ponsel ke mesin EDC BRI.

Dengan teknologi ini, nasabah tidak perlu lagi memindai QR Code atau memasukkan nominal secara manual, sehingga transaksi menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien.

QRIS Tap hadir untuk memberikan kemudahan bagi merchant dalam melayani pelanggan, terutama di saat jam sibuk.

Pelanggan cukup menggunakan smartphone berbasis Android dengan fitur NFC yang telah mengaktifkan BRImo, lalu melakukan tap ke EDC BRI untuk menyelesaikan pembayaran dalam hitungan detik.

Dengan proses yang lebih praktis, transaksi menjadi lebih lancar, dan kepuasan pelanggan meningkat secara signifikan.

Baca juga: Deputi Gubernur BI Jajal Bayar Parkir Pakai QRIS Tap, Mudah dan Cepat

Direktur Retail Funding and Distribution BRI Andrijanto menegaskan bahwa kehadiran QRIS TAP merupakan langkah strategis BRI dalam mempercepat adopsi pembayaran digital di Indonesia.

“BRI terus berkomitmen menghadirkan inovasi yang memberikan kemudahan bagi nasabah dan pelaku usaha. Dengan QRIS TAP, transaksi menjadi lebih efisien, aman, dan nyaman, sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan sistem pembayaran digital,” ujar Andrijanto dalam keterangan resminya dikutip 17 Maret 2025.

Sebagai bentuk komitmen nyata, BRI tidak hanya meluncurkan fitur ini secara seremonial, tetapi juga menghadirkan implementasi showcase QRIS TAP di semua titik EDC diberbagai sektor.

Sebagai contoh di bidang transportasi publik, QRIS TAP kini dapat digunakan untuk tap-in dan tap-out di MRT, Royal Trans, dan DAMRI, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih praktis. Di sektor ritel modern, teknologi ini telah diterapkan dalam transaksi di merchant.

Baca juga: Hanya Android, Pengguna Iphone Belum Bisa Gunakan QRIS Tap, Ini Alasannya

Sebagai bagian dari transformasi digital, BRI akan terus menghadirkan solusi inovatif yang mendorong ekosistem transaksi non-tunai yang lebih mudah, cepat, dan aman.

Dengan QRIS TAP, pengalaman transaksi cashless semakin optimal dan efisien, mendukung pertumbuhan bisnis merchant di berbagai sektor.

Sebelumnya pada Jumat (14/03) Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan layanan pembayaran QRIS Tap berbasis Near Field Communication (NFC), yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan ponsel ke mesin pemindai saat membayar belanjaan, KRL maupun MRT.

“Layanan ini diluncurkan sebagai inovasi untuk semakin mempermudah pembayaran digital,” ujar Perry Warjiyo, Gubernur BI. (*)

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

22 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

44 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago