Jakarta – Unifiber, lini bisnis infrastruktur digital di bawah naungan PT Asianet Media Teknologi (Asianet), meluncurkan pusat operasi jaringan (NOC) berskala internasional di Kuningan, Jakarta Selatan.
“Kami siap meluncurkan pusat operasi jaringan kelas dunia kami yang canggih, yang menggerakkan jaringan yang sangat berketahanan dan andal sehingga menghasilkan pasokan yang lebih tinggi, terang Prakash Ranjalkar, Presiden Direktur Asianet, Kamis, 7 November 2024.
Prakash menjelaskan, NOC ini mampu memantau jaringan milik Unifiber secara berkala, selama 24×7. Dengan demikian, pihaknya bisa selalu mendeteksi kualitas jaringan, mencegah gangguan berkepanjangan, dan menjaga kualitas produk mereka.
Di samping itu, Prakash juga mematok target untuk menyediakan 15 juta homepass di Indonesia. Tercatat bahwa saat ini, pihaknya baru menyediakan 1,5 juta homepass yang umumnya tersedia di kota besar di Indonesia. Dengan ini, Prakash menekankan pentingnya komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak agar target ini tercapai.
Baca juga: Digitalisasi Dorong NCS Tingkatkan Efisiensi dan Layanan Pelanggan
“Kami dengan rendah hati menyadari bahwa perjalanan kami ke depan bukanlah perjalanan yang dapat kami lakukan sendirian. Ini akan menjadi upaya kolektif dari kita semua yang memerlukan kolaborasi, inovasi, dan komitmen dari kita semua,” jelasnya.
Sementara, Darrin John Webb, Presiden Komisioner Asianet, menekankan komitmen dari Asianet yang sudah berdiri di Indonesia sejak 2020 silam, dalam mendukung proses digitalisasi di Indonesia. Hal ini agar Indonesia bisa mencapai target Indonesia Emas 2045, bertepatan dengan HUT Tanah Air yang ke-100.
Salah satu aspek yang Darrin sorot adalah konektivitas. Dengan pertumbuhan jaringan internet di Indonesia yang berkembang pesat, serta dorongan pemerintah agar masyarakatnya bisa lebih terkoneksi dengan baik, Darrin ingin menyajikan pengalaman interkonektivitas terbaik untuk masyarakat Indonesia.
Baca juga: Era Digitalisasi, Perusahaan Diimbau Pahami Manajemen Risiko Keamanan Data
“Seiring dengan upaya kami untuk menghubungkan jutaan rumah dan bisnis, tujuan kami sederhana, yaitu memberikan pengalaman kelas dunia yang layak diterima masyarakat Indonesia. Saya sangat senang dengan kemajuan yang kami capai,” ungkap Darrin.
“Ke depan, visi kami jelas. Asianet hari ini dan besok bersama Indonesia. Kami hadir untuk membangun masa depan yang terhubung, masa depan yang menjangkau komunitas dan dunia usaha, serta memberikan akses dan peluang yang setara,” pungkasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More