Dukung Bank Wakaf, Muamalat Kucurkan Dana ke Pesantren
Serang – Bank Muamalat Indonesia mendukung pengembangan pendidikan dan keuangan syariah mikro melalui penyaluran bantuan dana ke pesantren-pesantren.
Salah satu pesantren yang mendapat bantuan tersebut adalah Pesantren An Nawawi pimpinan KH Ma’ruf Amin. Bantuan diberikan langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Muamalat, Andri Donny, kepada Ma’ruf Amin.
“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan pesantren. Apalagi, di sini ada Bank Wakaf Mikro yang diresmikan oleh Presiden Jokowi,” ujar Ma’ruf Amin saat menerima bantuan di pondoknya, Jumat, 13 Juli 2018.
Menurut Ma’ruf, saat ini dana yang dikelola Bank Wakaf di pondoknya mencapai Rp4 miliar. Ditargetkan, 1.000 orang akan mendapatkan pinjaman tanpa bunga.
Baca juga: OJK: Tak Semua Dana Bank Wakaf Mikro Disalurkan Untuk Pembiayaan
“Saat ini baru 300 orang yang telah menerima pinjaman,” ungkap Ketua Umum MUI yang juga cucu Syaikh Nawawi Al-Bantani, ulama internasional asal Serang, itu.
Otoritas keuangan menargetkan pendirian 50 Bank Wakaf di tahun ini. Sejak program ini diluncurkan 2017, setidaknya telah berdiri sekitar 30 Bank Wakaf. Di Banten ada 3 bank, salah satunya di Pesantren An Nawawi.
Menurut Andri Donny, sumbangan dari Muamalat merupakan wujud dari corporate social responsibilty (CSR). “Kami berharap donasi ini dapat bermanfaat bagi santri khususnya dalam hal pengembangan keuangan Islam,” tutup Andri Donny. (*)
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More